Header Ads

Bupati Serahkan Bantuan Hibah Mesin dan Peralatan untuk 314 UKM, Total Dana Rp1,5 Milyar



Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang berada di 18 Kecamatan se-Kabupaten Bima mendapatkan bantuan berupa hibah mesin dan peralatan melalui dana APBD tahun anggaran 2018. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di halaman kantor Bupati Bima, Kamis (8/11) yang dihadiri oleh Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Bima, para Asisten, Kabag lingkup Setda Bima, para Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bima serta para IKM yang mendapatkan bantuan.


Drs. H. Arifuddin HMY


Kepala Disperindag Kabupaten Bima, Drs. H. Arifuddin HMY, menjelaskan bahwa bantuan yang diserahkan ini merupakan bantuan yang berasal dari dana APBD Kabupaten Bima tahun anggaran 2018 dengan jumlah anggaran sebesar Rp1.535.130.000. Menururnya, jika dibandingkan tahun 2017 sebesar Rp1.238.000.000,- anggaran bantuan mengalami kenaikan sebesar 24 porsen. Alokasi bantuan TA. 2018 digunakan untuk kegiatan pengadan mesin, peralatan, dan bahan pada SKPD Disperindag Kabupaten Bima. "Kenaikan alokasi anggaran tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah daerah untuk membantu dan memberdayakan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kabupaten Bima," ungkapnya.

Pada tahun 2018 ini peralatan maupun mesin tersebut akan dialokasikan kepada 314 IKM/Kelompok Usaha Bersama yang berada di  Kabupaten Bima dengan lokasi IKM/Kelompok Usaha Bersama berada  di 18 Kecamatan dengan rincian, mesin perbengkelan roda dua berupa kompresor, kunci-kunci, dan alat tambal ban untuk 35 IKM, mesin las dan perlengkapanya berupa trafo las, gerinda potong, dan gerinda tangan untuk 34 IKM perbengkelan las, mesin/peralatan meubel berupa mesin serut listrik, mesin gergaji listrik untuk 44 IKM, peralatan konveksi/penjahitan berupa mesin jahit dan obras untuk 52 IKM, mesin peralatan pengolahan pangan berupa mesin giling tepung, parut kelapa untuk 31 IKM, mesin peralatan pembuatan kue dan makanan berupa kompor,mixer, wajan, oven untuk 58 IKM, peralatan pangkas rambut untuk 10 IKM, peralatan tenun dan benang untuk 36 IKM, tarpal untuk pengrajin batu bata diperuntukan bagi 14 IKM/Kelompok. "Bantuan mesin peralatan yang telah diserahkan oleh pemerintah Kabupaten Bima melalui dana APBD pada Disperindag Kabupaten Bima sejak tahun 2016 s/d tahun 2018 sebanyak 936 IKM atau 936 proposal  telah terpenuhi dengan total nilai seebsar Rp3.800.000.000," paparnya.

Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, menegaskan bahwa keberadaan IKM ini merupakan bagian dari penopang kesejahteraan masyarkat dan perekonomian daerah. Pemerintah sebagai fasilitator dan regulator, mendorong terwujudnya IKM yang berperan aktif dalam pengembangan Industri di Kabupaten Bima. Oleh karena itu, kata dia program bantuan bagi IKM ini dilandasi dengan kebijakan strategis yang terpadu dan sinergitas dengan ikhtiar Kabupaten Bima sebagai daerah yang maju dan bisa disejajarkan dengan daerah lainya sehingga eksistensi  IKM ini dapat memberikan kontribusi optimal bagi pengembangan dan kemajuan Kabupaten Bima melalui sentra industri ekonomi kreaktif.

Pada kesempatan itu, Bupati menghimbau kepada SKPD terkait agar dapat membuat data yang konrit terkait dengan keberadaan IKM yang sudah mendapatkan bantuan dan IKM yang belum mendapatkan bantuan sehingga pada penyerahan bantuan pada tahun mendatang tidak tercampur sehingga bantuan bagi IKM dapat diberikan secara merata dan terpadu. "Selanjutnya pada momentum ini saya menyampaikan kepada anggota Legislatif yang telah mendukung proses dan kelancaran terkait dengan bantuan yang diberikan bagi IKM yang berada di Kabupaten Bima sekaligus dapat mendukung keberadaan program pemerintah daerah dengan saling bersinergi terkait program diantara anggota Legislatif dan Eksekutif," pujinya.

Dia berharap kepada kelompok IKM penerima bantuan dapat memanfaatkan bantuan yang telah diberikan dan dapat diperggunkan dengan sebaik-baiknya untuk kemajuan IKM maupun kelompok usahanya. Momentum tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis diberikan kepada IKM Perbengkelan Roda Dua “Bengkel Rupe” Desa Rupe Kecamatan Langgudu atas nama Suhardi, IKM Bengkel Las “Nggaro Lembo” desa Oi Maci Kecamatan Sape atas nama Herman, IKM Meubel/Pertukangan Kayu “ Meubel Ekspreso” desa Tonggondoa Kecamatan Palibelo atas nama Rifaid, IKM Penjahitan “ Tambora “ desa Woro Kecamatan Madapangga atas nama Nurhayati Arsyad, IKM Pembuatan Kue dan Makanan “ Kue Bogasari” desa Tente kecamatan Woha atas nama Salimiyati, IKM penggilingan Tepung dan Parut Kelapa atas nama  Farida yang berasal dari desa Leu Kecamatan Bolo, IKM Pangkas Rambut “ Ranti” desa Nipa kecamatan Ambalawi atas nama Mustamin, IKM Tenun “ Kopalawila” desa Runggu Kecamatan Belo atas nama  Suharti, IKM Pembuatan Batu Bata “ Kananga” desa Kananga Kecamatan Bolo atas nama Muhidin. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.