Header Ads

Bangun Taman Panda, Bupati Disorot Tokoh Muda


Syaifullah
Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Pembangunan taman di lokasi sekitaran persilangan jalan dua jalur Desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima yang dilakukan oleh Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, melalui leading sektor Dinas Perkim Kabupaten Bima senilai Rp2,5 Milyar dinilai warga belum urgen dan cenderung memboros-boroskan anggaran.

"Apa urgennya pembangunan taman itu untuk mendongkrak perekonomian warga?. Selain tidak urgen, kegiatan tersebut hanya memboroskan anggaran saja," sorot salah seorang tokoh muda Kabupaten Bima, Syaifullah, kepada wartawan media ini, Rabu (28/11).

Menurutnya, akan lebih bermanfaat sebenarnya, jika anggaran sebesar Rp2,5 Milyar itu diarahkan penggunaannya untuk membangun Gudan Penyimpanan Bawang milik warga. 

"Maka tentunya akan sangat bermanfaat sekali bagi tumbuh dan berkembangnya perekonomian warga. Masyarakat bisa menampung produksi bawangnya di sebuah gudang penampungan yang layak sehingga nantinya bisa dimanfaatkan untuk menjaga agar jangan sampai harga bawang merah anjlok dipasaran," cetusnya.

Menurutnya, dengan gudang bersuhu dingin, porsentase penyusutan berat bawang merah akan terjaga meski disimpan selama 6 bulan, 10 porsen paling tinggi di bandingkan dengan tanpa gudang yang bisa mencapai 50 porsen. 

"Taman Panda oke banget, tapi setelah infra inti kegiatan warga sudah tuntas. Karena begitulah kebijkan diputuskan atas kajian "sosio-culture" sebuah daerah (wilayah). dan sosio-culture Kabupaten Bima adalah agraris (pertanian, kelautan dan peternakan)," katanya.

Meski diakuinya, pembuatan taman bagus. Akan tetapi kata dia, pembuatan taman Panda belum begitu urgent. Karena Kabupaten Bima bukan Bali, Lombok dan juga tidak sama dengan Kota Bima. Jika Pemkab Bima masih kebelet ingin membuat taman, fokuskan saja di sekitar wilayah lingkaran Woha atau di wilayah sekitar kantor Pemkab (semacam alun-alun). 

"Kalau membuat taman di persilangan jalan 2 jalur di desa Panda. rasa-rasanya tidak terlalu urgent tujuan di buat. Alasannya cukup sederhana, taman yang mau di buat tersebut sangat dekat dengan taman perbatasan Kota Bima (Ni'u). Jika juga masih ngebet bangun taman di desa Panda, lengkapi dan sempurnakan saja wisata pantai Kalaki agar lebih representatif untuk sebuah tempat wisata yang memadai," demikian saran Ipul. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.