Header Ads

Trauma Sakit, Mantan Kepala SMPN-3 Donggo, Minta Dipindahkan Jadi Guru Biasa

Usri, S. Pd

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Mantan Kepala Sekolah SMPN 03 Donggo, Usri, S.Pd., berharap kepada Bupati Bima agar bisa menempatkan dirinya kembali menjadi seorang guru biasa di SMPN 02 Donggo. Harapannya ini didasari oleh karena pertimbangan kesehatan dirinya yang sedikit menurun pasca mengalami kecelakaan sehari setelah diangkat menjadi Kepala Sekolah SMPN 03 Donggo beberapa waktu lalu. "50 km adalah sebuah bentangan jarak yang terbilang cukup jauh untuk di tempuh setiap hari dari tempat tinggal saya di dusun Mbawa menuju Tempat tugas saya di SMPN 3 Donggo dan jarak tersebut harus saya lakukan  sejak saya di tempatkan di SMPN 3 Donggo mulai 9 Maret 2011 sebagai seorang Kepala Sekolah Hingga April 2017,karena saking seringnya menempuh jarak yang cukup jauh tersebut sayapun  mengalami Amnesia beberapa tahun lalu karena pernah terjatuh dari motor ketika bertugas di SMPN 3 Donggo," ujar Usri, S.Pd, mengawali Curahan Hatinya pada Media Garda Asakota, Selasa (29/10).

Diakuinya, setiap hari harus melewati jarak sejauh itu demi sebuah pengabdian untuk anak-anak Bangsa, lanjutnya, harus terhenti oleh karena datangnya musibah yang menimpa dirinya beberapa tahun lalu yaitu musibah terjatuh dari motor hingga mengidap Amnesia. "Hal itulah yang menjadi alasan kenapa saya membuat surat pernyataan mengundurkan diri pasca pelantikan sebagai Kepala Sekolah yang kembali di tempatkan di Sekolah yang sama. Selesai pelantikan pada pagi harinya di sore hari yang sama saya langsung membuat surat pernyataan pengunduran diri sebagai Kepala Sekolah di SMPN 3 Donggo dan berharap semoga dapat di tempatkan kembali di SMPN 2 Donggo sebagai Guru biasa," harap Usri. Ia mengaku sangat trauma jika harus kembali di tempatkan di SMPN 3 Donggo karena pernah mengalami Amnesia dan juga jaraknya yang cukup jauh apalagi kondisi kesehatannya yang sudah sering tidak mendukung. (GA. Hikmah*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.