Header Ads

Gelar Media Gathering, KPPN Bima Beberkan Realisasi Dana APBN, DAK, dan Dana Desa


Kota Bima, Garda Asakota.-

Sejumlah wartawan dari perwakilan media ternama di Kota Bima mengikuti Media Gathering di KPPN Bima, Rabu (24/9l10/2018). Disamping ajang silaturahim, Media Gathering ini juga bertujuan untuk mengetahui sudah sejauhmanakah fungsi dan peran KPPN Bima. 

"Sengaja kami mengundang teman teman dari media massa yang ada untuk mengikuti kegiatan Media Gathering KPPN Bima pada hari ini agar informasi mengenai apa saja yang telah kami lakukan dan apa saja yang kami salurkan baik kepada Kementrian, Lembaga termasuk Pemerintah Daerah yang menjadi bagian tugas dan fungsi KPPN," ungkap Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bima, Saprudin, kepada wartawan, di ruang rapat KPPN.

Sebagai kantor pelayanan publik, kata dia, tentunya bertanggungjawab untuk menyampaikannya agar dapat diketahui oleh masyarakat. Selain itu juga, media massa adalah relasi dalam mengawal setiap penggunaan anggaran Negara karena pada dasarnya dana-dana yang disalurkan melalui KPPN terhimpun dari pajak-pajak masyarakat. 

"Ada beberapa hal yang akan kami sampaikan pada kegiatan ini yakni tentang gerak perkembangan pelaksanaan anggaran sampai dengan Triwulan III tahun 2018 untuk 3 Kabupaten Kota yaitu Dompu, Bima dan Kota Bima baik untuk realisasi APBN Pusat, penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa, Penerimaan Negara dan Penyaluran Kredit Program," ungkapnya.

Saprudin lebih rinci menjelaskan bahwa hingga Triwulan ke III ini masih tersisa dana untuk 3 Kabupaten Kota tersebut atau belum terserap penggunaan anggaranya sebesar Rp472.347.000.000. Untuk Kota Bima sendiri lanjutny Alokasi dan Realisasi DAK Fisik tahun 2018 itu sebesar Rp94.145.238.000, yang terserap atau terealisasi sebesar Rp71.184.353.000 atau sekitar 75,61 porsen. Sementara untuk Kabupaten Bima itu Alokasi dan Realisasi DAK Fisik sebesar Rp241.251.188.000, terserap sekitar Rp152.804.349.000 atau sekitar 63,4 porsen sedangkan untuk Kabupaten Dompu Alokasi dan Realisasi DAK Fisiknya sebesar Rp147.370.344.000, terserap sekitar 107.617.936.000 atau sekitar 73,03 porsen.

Untuk DAK Fisik sendiri proses penyalurannya dilaksanakan tiga tahap yaitu tahap I penyalurannya paling cepat Februari selambatnya Juli dengan anggaran sebesar 25 porsen dari pagu sementara. Kemudian tahap ke II itu secepatnya April selambatnya Oktober dengan anggaran sebesar 45 porsen dan untuk tahap III itu secepatnya bulan September selambatnya pada bulan Desember. "Itu untuk DAK Fisik saja," katanya.

Selanjutnya, nggaran untuk Dana Desa di tahun 2018 untuk 2 Kabupaten yaitu Bima dan Dompu itu pagu dananya sebesar Rp218.475.649.000, di mana untuk Kabupaten Dompu sendiri pagunya dari RKUN ke RKUD sebesar Rp61.698.788.000 yang terealisasi sudah mencapai Rp32.643.999.000  atau 52,91 porsen. Sementara untuk Kabupaten Bima pagunya dari RKUN (Rekening Kas Umum Negara) ke RKUN (Rekening Kas Umum Daerah) sebesar Rp156.776.861.000, yang terealisasi baru Rp77.326.355.000 atau 49,32 porsen. "Semoga saja serapan anggaran yang masih tersisa begitu banyak ini dan dalam sisa waktu yang tak sampai dua bulan kedepan mampu di maksimalkan serapannya oleh Kementrian, Lembaga ataupun pemerintah Daerah," harapnya. (GA. 003*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.