Header Ads

Terpilih Sebagai Ketua PC GP Ansor Kobi, Rafiin Bergerak Cepat Susun Kepengurusan

Ketua PC GP Ansor Kota Bima, Rafiin M. Rum berpose bersama Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor  NTB, Irfan Suriadiata, S.HI, MA dan Abdul Majid, Ketua BANAR (Badan Anti Narkoba) usai Konfrensi Cabang IV GP Ansor Kota Bima, Sabtu lalu (15/9). 

Kota Bima, Garda Asakota.-

Konfrensi Cabang IV Gerakan Pemuda Ansor Kota Bima Tahun 2018  yang berlangsung Sabtu (15/9) malam di aula FKUB Kota Bima, berhasil memilih, Rafiin M Rum, sebagai Ketua GP Ansor Kota Bima yang baru. Rafiin terpilih secara aklamasi, karena menjadi satu-satunya figur yang maju.

Pemilihan Ketua PC GP Ansor Kota Bima Masa Khidmat 2018-2021 dipimpin Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor  NTB, Irfan Suriadiata, S.HI, MA dan Abdul Majid, Ketua BANAR (Badan Anti Narkoba). Pasca terpilih sebagai Ketua Formatur, Rafiin atau yang akrab disapa Sahabat Rafiq, langsung bergerak cepat menyusun personalia Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Bima untuk masa khidmat tahun 2018 - 2022.

Selain memprioritaskan kader-kader NU yang sudah melewati jenjang kaderisasi di tingkat banom IPNU dan PAC GP Ansor. Rafiq juga membuka pintu bagi kader-kader NU yang selama ini mungkin belum tersosialisasi dengan adanya kiprah GP Ansor di Kota Bima. Dan berharap, agar kepengurusan kali ini tetap melestarikan platform kepengurusan yang berlatarkan profesi yang berbeda-beda.

Sebagai badan otonom kepemudaan di bawah panji Nahdlatul Ulama, GP Ansor memiliki model struktur yang sangat integratif dengan mengembangkan beberapa badan-badan dan kelembagaan yang fokus pada penanganan sektor tertentu. Sebutlah misalnya, Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor, yang menjadi ujung tombak pada da'i muda Ansor dalam bidang dakwah. "Majelis Dzikir ini memiliki kepengurusan sendiri meskipun secara ex-officio Ketuanya menjadi salah satu Wakil Ketua di Pimpinan Cabang". Ujar Rafiq saat berdiskusi dengan Garda Asakota.

Begitu juga halnya dengan Satuan Koordinasi Cabang Barisan Ansor Serbaguna, atau yang akrab disapa dengan Banser. Merupakan kawah candradimuka kaderisasi prajurit-prajurit NU, yang saat ini sudah berkembang dalam berbagai bentuk kerja lapangan, seperti Banser Maritim, Banser Husada, Bagana, dan Banaar (Badan Anti Narkoba). Banser menjadi instrumen yang paling vital di Ansor dan level kepengurusan Nahdlatul Ulama.

Lalu nanti sesuai dengan PD/PRT yang disahkan oleh Rakornas 2018, GP Ansor di tingkat cabang juga akan mengintegrasikan Wakil Ketua di bidang Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS), dan Lembaga Kursus & Pelatihan yang berorientasi pada pembekalan ketenagakerjaan. Termasuk salah satunya nanti, GP Ansor Kota Bima akan memfasilitasi terbentuknya LBH GP Ansor untuk melakukan kerja-kerja advokasi dan litigasi. "Termasuk nanti meninjau kembali Koperasi Pemuda Ansor yang dulu sempat dibentuk di Bima beberapa puluh tahun yang lalu," tegas Rafiq.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya akan serius dalam menyusun kepengurusan ini, dan sangat terbuka jika ada sahabat-sahabat muda NU yang ingin mengembangkan kiprah dan perjuangannya di barisan ini. Silakan untuk tidak segan-segan menghubungi sahabat Musthofa Umar (081236784414) dan Sahabat Erwinsyah (081775049978) atau melalui saya sendiri Rafi'in (081337758559) sebagai ketua formatur.  (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.