Header Ads

Pasca Gempa dan Tsunami Palu, Keluarga di Bima Kehilangan Kontak dengan Sekda Mamuju

HM. Natsir

Kota Bima, Garda Asakota.-

Gempa bumi 7,7 SR dan Tsunami Palu Provinsi Sulteng, menyisakan duka yang mendalam bagi kita semua. Hingga Sabtu malam (29/9/2018), banyak warga melaporkan anggota keluarganya hilang. 

Bukan hanya warga asli Palu dan Donggala, warga masyarakat yang berada di luar daerah juga ikut mencemaskan dan menanyakan keberadaan sanak famili mereka pasca bencana gempa dan tsunami Palu, termasuk yang berada di Kota Bima. 

"Ternyata paman kami Drs. HM Natsir, MM (senior APDN tugas di Sulbar, Sekda Mamuju ) dan sepupu kami Herman saat kejadian gempa serta tsunami berada di kota Palu. Hingga malam ini (Sabtu, 29/9) belum dapat dihubungi sehingga belum diketahui khabarnya," tulis Chandra Kusuma, mantan Kabag Humaspro Pemkab Bima, dalam akun Facebooknya.

Atas nama pihak keluarga, pihaknya memohon bantuan teman-teman di Palu Barat jika ada yang melihat HM. Natsir dan sepupunya untuk menghubungi di nomor Ponsel 082188378860 karena sampai saat ini  pihaknya belum dapat informasi tentang keberadaan mereka. "Semoga mereka sehat-sehat saja, mohon doanya," ucap Chandra.

Netizen lainnya, Julhaedin atau yang biasa disapa Rangga Babuju, juga memposting informasi yang sama. Dalam akun FB nya, Rangga Babuju meminta bantuan kawan-kawan di Palu dan Sekitarnya bahwa H.M Natsir MM (Sekda Pasangkayu - Mamuju), saat Gempa dan Tsunami Palu, bersama rombongan sedang berada di Kota Palu untuk menghadiri acara Pembukaan Festival Palu Lamoni di Pinggir Pantai Anjungan - Kota Palu (yang kini luluh lantah). Diketahui, HM. Natsir asli Rabangodu Kota Bima. Tahun 2013 yang lalu, berpasangan dengan Hj. Ferra mengikuti Perhelatan Pilkada Kota dengan akronim FERSI. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.