Header Ads

Diresmikan, SPBU KOMPAK 56.841. 08 Isi Gratis 1 Ton BBM ke Pengendara



Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Pemerintah Kecamatan Wera Kabupaten Bima melalui Camat Wera, H. Ridwan, S. Sos, melakukan pemotongan tali pita tanda peresmian pembukaan lembaga penyalur program BBM 1 harga SPBU KOMPAK  56.841.08, Rabu (19/9) di Desa Tawali Kecamatan Wera. Pemerintah berharap pengusaha SPBU dan pihak Pertamina mampu menyediakan BBM untuk kebutuhan warga masyarakat. Usai pemotongan pita, acara dilanjutkan dengan pengisian perdana secara gratis ke masyarakat masing-masing pengisian Rp10 ribu per kendaraan roda dua dengan persiapan BBM sejenis premium sebanyak 1 ton.

Pantauan wartawan, selain dihadiri Camat peresmian SPBU ini juga dihadiri Kapolsek Wera, Koramil Wera, para toga, toma, para Kades dan elemen masarakat Wera lainnya. Direktur PT. Bima Timur Raya, H. Indra Dermawan, SH, menyampaikan ucapan terimah kasih pada seluruh elemen masyarakat Wera yang sempat hadir pada peresmian perdana pengisian bahan bakar minyak BBM 1 harga di SPBU KOMPAK. Diakuinya, Kecamatan Wera Kabupaten Bima adalah salah satu Kecamatan di Kabupaten Bima yang mendapatkan kehormatan dari Propinsi NTB yang mendapat 1 titik SPBU Kompak dari 5 titik yang ada dengan rincian, 2 titik di Kabupaten Sumbawa, 1 titik di Kabupaten Dompu, 1 titik di Kota Bima  dan 1 titik di Kecamatan Wera Kabupaten Bima. "Karenanya, kita patut bersyukur satu titiknya ada di Kecamatan Wera. Dan mudah-mudahan dengan dilakukan peresmian pengisian perdana ini masyarakat Wera bisa mengurangi beban biaya selama ini karena biasanya mendapatkan BBM dari Bima," ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Direksi  PT Bima Timur Raya, Sudirman HM. Tayeb, SE. Putra kelahiran asli Sape ini mengungkapkan bahwa dengan peresmian Perdana pengisian BBM 1 harga ini diharapkan akan membantu warga masyarakat Wera. "Walaupun pada hari ini SPBU KOMPAK belum melakukan pejualan, karena baru pengisian perdana secara gratis saja. Tapi InshaAllah, mungkin paling lambat satu bulan kedepan baru ada pengoperasian yang resmi karena saat ini sambil menyelesaikan segala fasilitas yang ada," katanya. Untuk memudahkan daya jangkau dan kebutuhan warga, kedepan pihaknya memperbolehkan pembelian BBM menggunakan jerigen, sementara khusus untuk pengecer harus menggunakan rekomendasi dari pemerintah setempat.    (GA. 222*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.