Header Ads

Sanggar Rimpu Mbojo Akan Gelar "Remaja Etnic Rimpu Bima Show (RETRIBISHOW)" di Yogyakarta


Yogyakarta, Garda Asakota.-

Kota Yogyakarta dikenal sebagai kota pendidikan. Selain itu, yang tidak kalah populer Yogyakarta juga dikenal sebagai kota budaya. Banyak kreasi dan aktifitas kebudayaan yang lahir dan juga diselenggarakan di Yogyakarta. Begitu juga inisiasi dari Sanggar Seni Rimpu Mbojo-Yogyakarta. Sebuah sanggar seni yang merupakan badan otonom dari lembaga Keluarga Pelajar Mahasiswa (KEPMA) Bima-Yogyakarta. Sanggar Seni Rimpu ini merencanakan agenda "Remaja Etnic Rimpu Bima Show (RETRIBISHOW)" yang akan diselenggarakan pada tanggal 23 Agustus 2018, mulai jam 19.00 WIB, di Kedai Roots, Nologaten, Yogyakarta. Spesial Performs dalam agenda ini adalah Tari Kreasi Rimpu, Puisi, dan Music. Penambah meriah suasana, akan menghadirkan Bintang Tamu (guest star), Brother Bim.

Salah satu pengurus Sanggar Seni Rimpu Mbojo-Yogyakarta, Ruslin yang juga dikenal luas dengan nama Arlan, menyebutkan bahwasannya acara yang diselenggarakan oleh Sanggar Seni Rimpu Mbojo-Yogyakarta ini akan mencoba memadukan suatu keunikan budaya Bima dengan tampilan modern. "Acara ini kami lakukan sebagai upaya mengangkat budaya Mbojo agar tidak ditelan atau tidak tergerus zaman. Acara ini dipadukan juga dengan tampilan modern, agar bisa dinikmati oleh semua kalangan," beber Arlan.

Lebih lanjut, Arlan mengatakan bahwasannya bakat mahasiswa Bima dalam dunia seni sangat begitu banyak. Akan diadakannya acara ini, menurut Arlan, merupakan sebuah upaya untuk menelusuri sekaligus mewadahi salahsatu kegemaran mahasiswa Bima dalam dunia seni. "Acara ini dilakukan sebagai upaya untuk menyalurkan bakat dan kreatifitas teman-teman Bima yang ada di Kota Gudeg Yogyakarta," ucapnya.

Terkait acara ini, Wakil Sekretaris Forum Silaturrahim Weki Ndai Mbojo-Yogyakarta M. Jamil, S.H. sangat mengapresiasi agenda bermanfaat yang diinisiasi oleh pengurus Sanggar Seni Rimpu Mbojo-Yogyakarta. "Inisiasi teman-teman rimpu sangat baik. Ini merupakan salahsatu cara untuk lebih mengencangkan informasi atau memperlihatkan lebih luas lagi bahwasannya kebudayaan-kebudayaan Bima itu sangat baik dan bisa untuk dinikmati semua orang, tidak hanya di tataran nasional, bahkan sering juga kebudayaan Bima ditampilkan di luar negeri," ujarnya.

Lebih lanjut M. Jamil mengatakan bahwasannya Kota Yogyakarta dikenal dengan Kota budaya. Bila ada agenda kebudayaan, kata Jamil, biasanya Pemda Jogja sangat mendukungnya. "Jogja merupakan kota budaya. Jadi agenda kebudayaan seperti ini baiknya harus rutin di selenggarakan. Pemda Jogja pasti mendukung agenda-agenda seperti ini. Berharap Pemda Bima juga melirik untuk didukung secara moriil maupul materiil agenda produktif yang diselenggarakan mahasiswa Jogja seperti ini," kata M. Jamil. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.