Header Ads

Rizal Mukhlis Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketum Formatur HMI Nusra



Mataram, Garda Asakota.-

Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Mahasiswa Islam Badan Koordinasi Nusa Tenggara (HMI Badko Nusra) yang XVII digelar di Bima. Musda yang berlangsung di Tambora Homestay Kota Bima, Minggu, (29/6) hingga hari senin, (6/7) pukul 21.00 WITA berakhir dengan terpilihnya Rizal Muhlis secara aklamasi,  sebagai Ketua Umum Formatur HMI Badko Nusra periode pengabdian 2018-2020.

Musda yang (XVII) HMI Nusra dengan tema "Reorientasi Kepemimpinan HMI, Menuju Kualitas Insan Cita" berjalan dengan baik. Rizal Mukhlis (Ketum Formatur) HMI Badko Nusra, mengucapkan rasa terimakasih kepada semua pihak yang membantu mensukseskan dan memastikan Musda berjalan dengan baik sebagaimana mestinya, lebih khusus tim pengawas Pengurus Besar (PB HMI).

"Ini amanah dan tanggung jawab besar, yang harus saya emban dengan ikhlas, sebagaimana tradisi kepemimpinan HMI. Tentu, menjadi pemimpin di HMI merupakan keniscayaan. Memimpin organisasi besar dengan dinamika dan dialog intelektual yang massif, tentu saya mengharapkan saran, arahan, dan dukungan dari seluruh Kader HMI se-Nusa Tenggara (NTB, Bali, dan NTT). Lebih khusus korps Alumni HMI Nusra," ucapnya.

Menurutnya, proses berlangsungnya transisi kepemimpinan bukan hanya agenda konstitusional-formal belaka. Melainkan ikhtiar pembenahan dan perbaikan struktural-kultural HMI Nusra. Sesuai tujuan dari HMI, tercapainya kualitas insan cita dan bertanggung jawab dalam mewujudkan HMI lebih baik dan maju. Kedepan HMI Nusra harus MANDIRI. Maju, Amanah, Nyaman, Dinamis, Islami, Responsif, dan Independen. "Saya melihat dan memaknai dinamika HMI sebagai anak kandung Ummat dan Bangsa harus kembali ke khitah perjuangannya. Sebagai organisasi penyuplai kepemimpinan Ummat dan Bangsa, dengan tradisi intelektual-religius, HMI penting berbenah secara struktural maupun kultural. HMI Mandiri sekiranya formulasi visi yang kontekstual dengan dinamika HMI Kontenporer.

HMI Nusra Rumah bersama kita. Mari kita rawat dan selalu menjaga. Secara kolektif dan kolegial. Rumah sebagai sekolah pembelajaran, dan perjuangan kita. Perjuangan HMI dalam menegaskan eksistensi kediriannya, yang tidak lain sarana pengabdian untuk umat dan bangsa," tandasnya. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.