Header Ads

Penjabat Walikota Bima Akui Tunjuk Abdul Malik Sebagai Plt Kabag Humaspro

Penjabat Walikota Bima


Kota Bima, Garda Asakota.-

Saran maupun masukan sejumlah pihak agar Penjabat Walikota Bima, H. Wirajaya Kusuma, tidak menggelar mutasi dan rotasi pejabat di lingkup Pemkot Bima selama memangku jabatan tersebut, rupanya tidak diindahkan. Pasalnya, Kamis (23/8), Penjabat Walikota Bima mengaku telah menunjuk Abdul Malik sebagai Plt. Kabag Humaspro Pemkot Bima menggantikan Syarial Nuryadin, S.IP, MM, yang sebelumnya rangkap jabatan sebagai Kabid Mutasi di BKPSDM Pemkot Bima. Dia menilai Abdul Malik memenuhi syarat untuk ditunjuk sebagai Plt Kabag Humaspro. "Ya, Pak Malik saja sebagai Plt Kabag Humas," ungkap Penjabat Walikota Bima terkait dengan desas-desus kebenaran informasi Abdul Malik yang sudah dilantik sebagai Plt Kabag Humaspro dan pak Fakhrunraji sebagai Plt Kepala Bappeda.

Saat dikonfirmasi, Wirajaya hanya membenarkan penunjukan Plt Abdul Malik sebagai Plt Kabag Humaspro. Sedangkan pak Fakhrunraji tidak digeser dan tetap pada posisinya semula. "Ndak (dilantik)," sahutnya memastikan bahwa yang ditunjuk hanya Abdul Malik mantan Kasubag Organisasi Bagian OPA saja yang di SK-kan pihaknya.

Sebelumnya, duta Partai Gerindra Sudirman Dj, SH, mewarning Penjabat Walikota Bima agar tidak menggelar mutasi jabatan selama menjabat. Dia khawatir jika Penjabat memaksakan kehendak, maka akan menimbulkan kegaduhan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). "Tunggu saja nanti kepala daerah baru yang melakukan perombakan. Jangan bikin gaduh, sebab ASN dan pejabat juga nanti tidak fokus bekerja. Lagi pula waktu Penjabat Walikota Bima ini cuman sebentar,” seperti dilansir Garda Asakota sebelumnya, Jumat (17/8).

Sudirman menegaskan bahwa, Walikota dan Wakil Walikota Bima terpilih yang akan dilantik September mendatang saja tidak serta merta bisa menggelar mutasi, sebab sesuai regulasi masih ada waktu selama 6 bulan pasca dilantik untuk bisa melihat kinerja ASN. Kemudian dijadikan bahan evaluasi untuk melakukan mutasi dan rotasi. "Nanti tetap akan dirombak, tapi tunggu saja setelah pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Bima yang baru,” tegas pria yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Bima ini.

Soal rencana mutasi tersebut, mantan Lowyer ini pun merasa yakin bahwa ini keinginan dan desakan dari oknum pejabat Kota Bima. Oknum pejabat itu coba bermain di pemerintah provinsi, kemudian dari provinsi membisik dan menekan Penjabat Walikota Bima. "Saya tahu siapa oknum pejabat itu. Jadi, kita minta Penjabat Walikota Bima bisa berpikir secara jernih, tidak atas dasar desakan dan tekanan orang,” ucapnya.

Sudirman berharap, Penjabat Walikota Bima juga bisa mengingat kembali perkataannya dulu saat pertama hadir di Kota Bima. Waktu itu pertemuan dengan jajaran OPD dan Muspida, ada janji yang disampaikan untuk tidak akan melakukan rotasi dan mutasi, meskipun ada hak dan kewenangan untuk melakukan itu. "Waktu pertemuan itu saya juga ada. Pak Penjabat Walikota Bima bilang begitu. Kok sekarang mau mutasi,” tandasnya.
(GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.