Header Ads

Kerugian Gempa Bumi Lombok Capai Rp342 Milyar



Mataram, Garda Asakota.-

Gempa bumi yang terjadi di Provinsi NTB pada Minggu 29 Juli 2018 lalu dengan kekuatan 6,4 skala richter tidak hanya berdampak pada jatuhnya 17 orang meninggal dunia, akan tetapi juga berdampak pada kerusakan parah di sektor perumahan dan permukiman warga, infrastruktur, ekonomi produktif, sektor sosial dan lintas sektor lainnya.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, Ir H Mohammad Rum, mengungkapkan berdasarkan hasil hitung cepat sementara sampai dengan tanggal 02 Agustus 2018 pukul 10.00 WITA diperoleh nilai kerusakan dan kerugian akibat gempabumi di Provinsi Nusa Tenggara Barat sebesar Rp342.290.287.500,- (tiga ratus empat puluh dua miliar dua ratus sembilan puluh juta dua ratus delapan puluh tujuh ribu lima ratus rupiah).

Dengan perinciannya adalah, Kabupaten Lombok Timur dengan nilai kerusakan dan kerugian sebesar Rp246.538.100.000,- terdiri dari Sektor Permukiman sebesar Rp203.799.210.000,-Sektor Infrastruktur sebesar Rp1.157.500.000,- Sektor Ekonomi Produktif sebesar Rp1.481.000.000,- Sektor Sosial sebesar Rp40.039.962.300.000,-

"Dan Lintas Sektor sebesar Rp138.090.000," rincinya kepada sejumlah wartawan belum lama ini.

Sementara rincian kerusakan di Kabupaten Lombok Utara dengan nilai kerusakan dan kerugian sebesar Rp95.565.500.000,- terdiri dari Sektor Permukiman sebesar Rp83.713.650.000,- Sektor Infrastruktur sebesar Rp 81.500.000,- Sektor Ekonomi Produktif sebesar Rp 1.058.850.000,-Sektor Sosial sebesar Rp10.637.500.000,- dan Lintas Sektor sebesar Rp74.000.000,-.

Untuk Kabupaten Lombok Barat dan Sumbawa Barat dengan nilai kerusakan dan kerugian di sektor permukiman sebesar Rp186.587.500,-.

"Tim masih akan terus melakukan Updating sampai masa tanggap darurat berakhir," pungkasnya. (GA. 211*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.