Header Ads

Jarak Tempuh Kantor Kian Jauh, Pemkab Bima Diminta Pikirkan Kenaikan Gaji Honorer

Foto, Muhammad Akhwan Qusairi/FB

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Hampir semua sumber daya aparatur Pemkab Bima belakangan ini sudah mulai berkantor di pusat Pemerintahan Kabupaten Bima di Desa Godo Kecamatan Woha. Meski pindah kantor ini sesuai dengan tuntutan publik dan regulasi akibat pemekaran daerah sejak sekian tahun silam, namun rupanya telah menjadi persoalan tersendiri bagi jajaran pegawai khususnya bagi pegawai Honorer maupun Sukarela yang tinggal di Kota Bima.

Bertambah lamanya perjalanan yang ditempuh para pegawai dari Kota Bima ke kantor Pemkab Bima di Woha semakin membebani perekonomian mereka. Jika bagi ASN sih mungkin nggak apa-apa. "Tapi bagi mereka yang honor daerah dan sukarela sepertinya gaji yang hanya sebesar Rp300 ribu per bulan dan yang sukarela malah nggak ada sama sekali, justru habis buat bensin saja," keluh seorang warga kepada wartawan, Kamis (16/8).

Meski pindah kantor itu diakuinya sebagai konsekuensi dan resiko dari pemekaran wilayah administrasi antara Pemkot dan Pemkab Bima, namun pihaknya berharap Pemerintah bisa mencarikan solusi agar para pegawai Honorer dan Sukarela tidak terbebani dengan biaya transportasi menuju kantor. Paling tidak, kata dia, Pemerintah dapat memikirkan kenaikan gaji dari besarnya saat ini yang diterima hanya Rp300 ribu setiap bulannya, jelas masih di bawah UMK dan tidak mencukupi untuk biaya kehidupan sehari-hari. (GA. 212*)



   

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.