Header Ads

Pimpin Upacara Hari Jadi Bima ke-378, Bupati Paparkan Sejumlah Prestasi

Bupati Bima saat menjadi irup upacara Hari Jadi Bima ke-378 di halaman kantor Bupati Bima Desa Godo Kecamatan Woha, Rabu (5/7).

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Upacara peringatan Hari Jadi Bima yang jatuh tiap tanggal 5 Juli tahun 2018 ke-378 yang digelar di halaman kantor Bupati Bima Desa Godo Kecamatan Woha, Rabu (5/7), berjalan hikmad dan lancar. Selain dihadiri langsung Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri (IDP) yang saat itu menjadi Inspektur Upacara dan Ketua DPRD Kabupaten Bima, Murni Suciyanti, yang membaca teks UUD 1945,   peringatan Hari Jadi Bima juga dihadiri oleh Wakil Bupati Bima, Drs. H. Dahlan M. Noer (DMN), Jena Teke Kesultanan Bima, M. Putera Ferryandi, S.Ip, sejumlah anggota DPRD, unsur FKPD Kabupaten Bima, anggota DPR RI dari F-PAN, HM. Syafrudin ST, MM, Sekda Kabupaten Bima, para Asisten, Staf Ahli lingkup Setda Bima, Kabag, para Kepala OPD lingkup Pemkab Bima, mantan Bupati dan Sekda Kabupaten Bima, para kepala sekolah, guru,  camat, toga, toma, para pejabat dari instansi pemerintah Kota Bima, dan peserta upacara dari pegawai lingkup Pemkab Bima.


Bupati Bima menjelaskan bahwa peringatan Hari Jadi Bima ke-378 yang jatuh pada tanggal 5 Juli 2018 ini merupakan sejarah panjang perjalanan yang penuh makna spiritual terbentuknya daerah Kabupaten Bima.  Seiring dengan perjalanan waktu, Kabupaten Bima mengalami perkembangan ke arah yang lebih maju,  kewenangan otonomi yang luas dan bertangung jawab yang diberikan pemerintah dalam bingkai otonom sebagaimana diamanatkan UU Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah telah dimanfaatkan dengan terus menggali potensi daerah, baik potensi SDM maupun potensi SDA agar dapat dimanfaatkan secara optimal, dan memenuhi kebutuhan dan meningkatkan pelayanan pada masyarakat.

Sesuai dengan thema yang diusung dalam Hari Jadi Bima ke-378 ini adalah “Bersinergi Menuju Bima Yang Ramah”, tema ini menjadi penggugah semangat untuk meningkatkan kesadaran dalam membangun kebersamaan yang didasarkan pada perencanaan yang kompetitif, pengorganisasian yang terpadu dan berkesinambungan menuju pencapaian cita-cita besar yaitu terwujudnya masyarakat yang Ramah. "Kita semua perlu menyadari bahwa Bima Ramah tidak akan terwujud dengan sendirinya tanpa adanya dukungan dari semua pihak, akan tetapi semua itu akan dapat dirasakan apabila kita semua mau bekerja keras, mengiatkan usaha pembangunan dan perbaikan mutu hidup dengan meretas berbagai tantangan yang dihadapi secara arif dan bijaksana," paparnya.

Bupati bersyukur bahwa selama memimpin daerah bersama Wakil Bupati Bima Dahlan M. Noer begitu banyak prestasi yang kami raih, dimana di bidang tata kelola keuangan pemerintah daerah mendapatkan penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI selaku lembaga Auditor yang credible. Keberhasilan ini, kata dia, berkat akuntabiltas kinerja keuangan dan kerja keras jajaran Pemkab Bima yang dibarengi oleh dukungan aktif dari segenap masyarakat. Di Bidang Kominfo dan Statistik, Radio Republik Indonesia (RRI) Bima telah mengudara, hal ini tentunya berkat perjuangan panjang yang terus menerus dilakukan untuk menghadirkan RRI sebagai wahana penyebarluasan informasi tentang pembangunan daerah.

Di Bidang Kesehatan, pemerintah daerah meraih penghargaan sebagai daerah yang mampu menurunkan angka stunting pada anak yang ditandai dengan menurunkan angka kematian bayi selama tiga tahun terakhir.nSelain itu juga dalam rangka peningkatan sarana dan prasarana kesehatan pemerintah daerah juga telah melakukan rehabilitasi sarana dan prasarna puskesmas maupun RSU. Ini semua dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat (pasien). Di bidang Pendidikan Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, pemkab Bima telah berhasil mendapatkan penghargaan PAUD tingkat Nasional serta kehadiran program inovasi dan rumah inovasi telah berhasil merangsang kreaktivitas dan inovasi pada guru dalam proses belajar mengajar.

Selanjutnya dibidang Infrastruktur, sepanjang tahun pemerintah daerah telah banyak melakukan perbaikan dan pembangunan sejumlah infrastruktur vital berupa jalan dan jembatan dalam rangkapemenuhan kebutuhan masyarakat banyak. Selanjutnya di bidang Pariwisata, pemerintah daerah telah mempromosikan budaya dan destinasi wisata yang ada di wilayah kabupaten Bima sehingga dengan adanya promosi ini dalam rangka memberikan energy yang positif bagi perkembangan sector wisata.

Di bidang Perindustrian dan Perdagangan, telah banyak diberikan bantuan kepada IKM dalam rangka pengenbangan usaha dan peningkatan geliar ekonomi yang diharapkan tumbuh dan berkembang, di bidang Koperasi dan UKM terus dilakukan pembinaan untuk mmperkuat kelembagaan koperasi dan UKM.
Sementara itu di bidang Kelautan dan Perikanan, telah banyak di berikan bantuan  untuk para nelayan serta peningkatan kapasitas kelompok nelayan dan pemberian asuransi kepada para nelayan. Di bidang Pertanian, perkebunan, peternakan dan kesehatan hewan, telah banyak bantuan untuk penguatan produksi pertanian dalam artiluas dalam rangka kita bersama membangun system pertanian yang berkelanjutan.

Untuk bidang Sosial Keagamaan, sepanjang tahun 2017 dan 2018 telah banyak dikucurkan bantuan pembangunan masjid, mushola maupun Ponpes yang ada di sejumlah wilayah. Hal lain yang cukup fenomenal adalah dengan terbitnya peraturan Bupati Bima tentang Gerakan Pesantren Sehari, sholat ubuh berjamaan dan magrib mengaji sebagai cerminan pengiatan aspek religius sesuai dengan visi misi Bima Ramah.
Sejumlah prestasi dan penghargan ini tentu saja amat membanggakan, namun tidak boleh terlena dan cepat puas apa yang telah diraih. Prestasi ini harus memacu semangat kebersamaan dan motivasi dalam menumbuhkembangkan smeangat membangun berlandaskan budaya gotong royong. Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri berharap semoga dengan diperingatinya HUT Bima ke - 378 ini dalam rangka memotivasi kita semua dalam rangka membangun daerah kita cintai ini kearah yang lebih baik lagi lewat program pemerintah. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.