Header Ads

Dispar Jadwalkan Kegiatan Penyuluhan Sadar Wisata, Sapta Pesona Pariwisata, dan Pelatihan Pramuwisata

Kadis Pariwisata Kota Bima, Drs. H. Sukri, M.Si.


Kota Bima, Garda Asakota.-

Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Bima dalam waktu dekat ini berencana akan menggelar dua kegiatan yang berkaitan dengan Kepariwisataan yakni kegiatan Penyuluhan Sadar Wisata, Sapta Pesona Pariwisata tingkat Kota Bima dan Pelatihan Pramuwisata Tingkat Lanjut. Kadis Dispar Kota Bima, Drs. H. Sukri, M.Si, melalui Kabid Pengembangan Industri dan Kelembagaan Pariwisata Dispar Kota Bima, Ririn Swandhayani, ST, kepada Garda Asakota, Kamis (19/7) menjelaskan bahwa kegiatan penyuluhan sadar wisata, sapta pesona pariwisata tingkat Kota Bima akan dihelat tanggal 24 Juli di aula SMPN-6 Karara Kota Bima. Untuk kegiatan Sosialisasi Sapta Pesona, kata dia, akan melibatkan peserta dari Kelompok Sadarwisata dan adik-adik siswa jurusan Kepariwisataan SMK dengan estimasi jumlah peserta sebanyak 50 orang. "InshaAllah menyusul kegiatan sosialisasi Sapta Pesona ini akan ada tindak-lanjutnya dimana dalam APBD Perubahan nanti akan ada kegiatan pendampingan terhadap kelompok sadar wisata," paparnya.

Foto: Ririn Swandhayani, ST, 

Sebab disadari bahwa, untuk mengembangkan sektor wisata, perlu adanya sinergitas antara semua stakeholder dan masyarakat dan singkronisasi anggaran dengan ketentuan sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku. "Nanti akan ada tindak lanjutnya dalam APBD Perubahan 2018," imbuh Ririn.

Kemudian agenda berikutnya adalah pelatihan Pramuwisata Tingkat Lanjut yang melibatkan para guide dan pramuwisata di Kota Bima tanggal 25 sampai 30 Juli di aula Pemkot Bima. Rencananya, kegiatan ini akan menghadirkan Instruktur dari Himpunan Pramuwisata Indonedia (HPI) NTB. Salah satu tujuan dari pelatihan ini  adalah memberikan bekal pengetahuan dan kemampuan dalam rangka mengembangkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) Pramuwisata. Etika dan pengetahuan yang dimiliki oleh pramuwisata sangat mempengaruhi kualitas pelayanan kepada wisatawan yang secara langsung akan berdampak pada kenyamanan yang diterima oleh wisatawan. Menariknya, bagi peserta yang dinyatakan lulus pelatihan nantinya, Dispar  akan memberikan lisensi atau sertifikat Pramuwisata. "Kenapa kita berikan lisensi, sebab dengan lisensi akan menjadi acuan atau standar kelayakan Pramuwisata. (GA. 212*)













No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.