Header Ads

Dinas Pariwisata Kota Bima Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Tingkat Lanjut



Kota Bima, Garda Asakota.-

Pemerintah Kota (Pemkot) Bima melalui Dinas Pariwisata Kota Bima menggelar pelatihan sekitar 50-an peserta Pemandu Wisata Tingkat Lanjut di tahun 2018. Dasar hukum penyelenggaraan pelatihan tersebut yakni surat keputusan Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima No. 556/202/DISPAR/VII/2018 dengan tujuan bagaimana meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pariwisata serta guide atau pramuwisata secara umum. "Pengembangan pariwisata diharap mendapatkan dukungan penuh dari stakeholder pariwisata yang terdiri dari pemerintah, atau pemerintah Daerah, masyarakat termasuk wisatawan," ungkap Ketua panitia Pelaksana dalam hal ini Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima, Drs. H. Sukri, M. Si.

Menurutnya, pramuwisata sebagai salah satu stakeholder yang berperan memberikan bimbingan dan petunjuk tentang obyek serta membantu segala sesuatu yang diperlukan wisatawan. Tugas yang diemban oleh pramuwisata, lanjut Sukri, yakni sebagai frontliner yang sekaligus berfungsi sebagai pemberi informasi yang cukup berat dan perlu mendapatkan pelatihan khusus seperti yang dilaksanakan saat ini. "Sesuai dengan jenis dan tingkat pelatihan yang dilaksanakan, maka materi pelatihan pemandu wisata tingkat lanjut yang akan diberikan kepada para peserta yakni tentang pariwisata, konsep dan pengembangannya, general guiding dan guiding technik," terangnya.

Selain bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pariwisata serta guide atau pramuwisata secara umum, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memberikan keterampilan tentang konsepsi pariwisata, prosedur pelayanan prima terhadap wisatawa juga tehnik dan kode etik pemanduan. Selain itu, kata dia, juga bertujuan mengembangkan SDM Kota Bima di bidang kepramuwisataan sekaligus meningkatkan kompetensi pramuwisata Kota Bima.

Diakuinya, pelatihan ini menghadirkan dua orang Instruktur yakni Henni Yusnita dan Karyadi Duyung. Waktu pelatihan tersebut selama empat hari yang dimulai tanggal 26-29 Juli 2018, bertempat di aula Pemkot Bima. "Sedangkan sumber anggaran pelatihan pemandu wisata tersebut dari RKA Dinas Pariwisata Kota Bima tahun anggaran 2018," sebutnya.

Di tempat yang sama Plh Walikota Bima melalui Plt Asisten III, Ir. Darwis, menyampaikan selamat datang kepada para peserta Pelatihan Pemandu Wisata tingkat Lanjut tahun 2018. Secara khusus pihaknya mengapresiasi jajaran Dinas Budpar Kota Bima yang menyelenggarakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi Daerah Kota Bima. Karena dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat lebih mengenal istilah guide daripada pemandu wisata.

Disampaikannya, bahwa guide selalu dikaitkan dengan orang bule atau turis asing. Setiap orang yang menemani wisatawan makan di restoran, mengantar wisatawan mengunjungi objek wisata, menonton pertunjukan, belanja di souvenir shop, dan lain-lain selalu dikonotasikan sebagai guide.

Oleh karena itu, kata dia, penting untuk dipahami apa dan siapa sebenarnya pemandu wisata itu. Pemandu wisata pada hakekatnya yakni  seseorang yang menemani, memberikan informasi dan bimbingan serta saran kepada wisatawan dalam melakukan aktivitas wisatanya. Untuk itu fungsinya sangat penting sekali pemandu wisata memiliki pemahaman dan wawasan yang luas, serta ada standar yang harus dipenuhi.

Maka dari itu, sambungnya lagi para pemandu wisata berperan besar dalam pengembangan dan promosi pariwisata daerah, apalagi sektor pariwisata merupakan salah satu potensi yang dimiliki daerah Kota Bima. Dengan alasan mengapa sektor tersebut dapat dikatakan potensial. Yang pertama kota bima terletak di tengah-tengah segitiga emas tujuan pariwisata nasional bahkan internasional, yaitu Bali-Lombok, Komodo, dan Bunaken. Sementara yang kedua kota bima terletak di tepi teluk Bima yang pemandangannya indah, asalkan dapat dikelola dengan baik. "Hal inilah yang menjadi dasar pelaksanaan pelatihan ini, yaitu untuk menciptakan tenaga pemandu wisata yang handal di Kota Bima," tandasnya. (GA. 355*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.