Header Ads

Didampingi Wabup, Bupati Bima Hadir di Kecamatan Sape


Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri (IDP) bersama Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer (DMN) didampingi oleh Asisten 3 H. Makruf, SE, dan beberapa Kepala OPD serta Pejabat Eselon 3 dan 4 menggelar silaturrahmi dan penyerapan aspirasi di dua Desa di Kecamatan Sape, Desa Bugis dan Desa Parangina.

Pada kesempatan silaturrahmi di Desa Bugis, di hadapan beberapa Anggota DPRD Kabupaten Bima yang berasal dari Dapil setempat, Camat  Sape, Babinsa, beberapa Kepala Desa, Kepala Dusun, Ketua RT  di Desa Bugis, IDP menyampaikan bahwa silaturrahmi dimaksudkan untuk membangun lintas koordinasi guna menjaga kondusifitas iklim hidup masyarakat hingga terus memberikan daya dukung konstruktif dalam perealisasian agenda-agenda pemerintahan dan pembangunan.

Foto: Bupati saat membesuk korban insiden Sape di RSUD Bima. 

Bupati Bima juga mengharapkan peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk mengantisipasi berbagai dinamika yang mengarah pada disharmoni dan ancaman kamtibmas. "Harapan saya kepada seluruh elemen masyarakat kiranya budaya ketaatan dan kepatuhan kepada hukum yang telah ditunjukkan selama ini dapat terus ditumbuh kembangkan sehingga nilai-nilai hikmah dan kearifan menjadi landasan utama dalam merespon setiap kejadian yang membutuhkan penanganan hukum, tidak mudah terprofokasi hingga mengambil langkah main hakim sendiri, serahkan penyelesaiannya pada pihak yang berwenang menanganinya” ujar Bupati yang juga kerap disapa Umi Dinda ini.

Lebih lanjut, Bupati Bima menyampaikan ucapan simpati kepada keluarga korban dengan adanya kejadian di Desa Bugis pada 26/7/2018. Ungkapan terimakasih yang mendalam juga disampaikan kepada seluruh komponen masyarakat serta para tokoh yang secara bersama-sama dan tulus ikhlas meredam makin meluasnya dampak buruk dari kejadian tersebut. "Saya menyampaikan rasa simpaty kepada keluarga korban dan terimakasih mendalam kepada seluruh elemen masyarakat dan para tokoh. Sebelum ke Desa Bugis, saya lebih awal membesuk korban di RSUD Bima. Biaya pengobatan dan kebutuhan keluarga yang mendampingi proses perawatan menjadi tanggungan pemerintah” jelas Bupati.

Dipastikan pula bahwa pada setiap permasalahan yang menimpa masyarakat, Pemerintah secara berjenjang, dengan bergandengan dengan TNI dan Polri selalu hadir memberikan perhatian dan rasa aman serta kenyamanan bagi masyarakat.
Hal lain yang ditekankan Bupati Bima agar para Kepala Desa serta perangkatnya memiliki nomor telephone Babinsa/Babinkamtibmas demi kemudahan komunikasi dan koordinasi sehingga bila terjadi sesuatu dan lain hal akan dapat dicegah dan atau ditangani serta diselesaikan dengan  segera.

Terkait pelaksanaan Pilkades serentak yang telah dilaunching pada tanggal 25 Juli 2018 lalu, Bupati berharap kiranya seluruh masyarakat mendukung kesuksesannya dengan berperan aktif menjaga silaturrahmi dan stabilitas pada setiap tahapan penyelenggaraan Pilkades. "Desa Bugis merupakan salah satu wilayah yang memiliki pemilih cukup besar serta potensi kader pemimpin yang cukup banyak sehingga membuka peluang kemungkinan bahwa calon Kades akan lebih dari 5 orang. Bila hal demikian terjadi, maka aka nada beberapa tahapan yang mesti dilalui sesuai dengan mekanisme dan regulasi yang berlaku. Pemungutan suara direncanakan pada bulan Desember 2018 serta pelantikan pada bulan Januari 2018. Sehubungan dengan semua itu diminta kepada seluruh leading berkompeten untuk mempersiapkan segala sesuatunya dan terus memberikan pembinaan dan pencerahan kepada masyarakat terkait dengan tahapan-tahapan yang mesti dilalui agar pesta demokrasi masyarakat desa sebagaimana dimaksud dapat berjalan dengan sukses dan berkualitas”

Para kepala Dusun dan Ketua-ketua RT yang hadir pada kesempatan tersebut juga menyampaikan aspirasi dan komitmen kepada Bupati dan Wakil Bupati terkait dengan upaya pencegahan dini terjadinya gangguan Kamtibmas serta masalah infrasrtruktur jalan desa yang perlu ditingkatkan kualitasnya pada waktu selanjutnya. "Kami akan secara bersama-sama dengan Babinsa dan Babinkamtibmas melakukan langkah-langkah pengawasan serta bimbingan kepada generasi muda agar tercegah untuk melibatkan mereka dalam kegiatan/perbuatan  melanggar hukum” ungkap salah satu Kepala Dusun sembari memberi contoh bahwa salah satu tempat yang membutuhkan atensi pengamanan dan pengawasan  adalah wilayah pelabuhan yang sering dijadikan aktifitas berkumpul bagi pemuda dan warga lainnya.

Mereka juga meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati kiranya meningkatkan kualitas Jalan Desa seperti Jalan dari Cabang 4 menuju TPI, Jalan Desa Bajo Sarae, Jalan Langgar Bugis, Langgar Selatan dari Pom Bensin menuju Langgar Selatan. Sehubungan dengan aspirasi dimaksud, Bupati Bima menyatakan akan mempelajarinya untuk kemudian ditindak lanjuti dan berharap dapat direalisasikan pada TA 2019 mendatang. Pada akhir Silaturrahmi, Bupati dan Wakil Bupati menyerahkan alat komunikasi berupa Handphone kepada para Kepala Dusun dan masing-masing 1 unit TOA dan Mic yang diharapkan untuk dimanfaatkan dalam acara-acara keagamaan dan social kemasyarakatan lainnya.

Menurut Kabag Humaspro, Hj. Sita Arna, S. Sos, melalui Kasubag Pemberitaan, Zainuddin, SS, MM, beberapa waktu setelah mengakhiri silaturrahmi di Desa Bugis, Bupati dan Wakil Bupati beserta rombongan menuju Desa Parangina untuk menggelar acara yang sama. Pada kesempatan tersebut Bupati Bima menegaskan bahwa Desa Parangina juga akan menggelar Pilkades pada tahun 2018 ini; meminta seluruh elemen masyarakat untuk  menanam komitment kuat menyukseskan Pilkades dengan menjaga keamanan dan ketertiban hingga akhir dari seluruh rangkaian tahapan.

Kepada DPMDes Bupati menginstruksikan dalam waktu dekat agar menggelar sosialisasi aturan dan tahapan Pilkades bagi masyarakat Desa Parangina guna meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat tentang regulasi Pilkades sehingga mutu mutu pelaksanaan Pilkades menjadi semakin baik dan masyarakat dapat melaluinya dengan deokratis serta penuh kepatuhan dan ketaatan pada aturan yang berlaku.

Sementara itu, Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer menyampaikan bahwa guna menjamin stabilitas dan keamanan wilayah Desa, mesti terus dimaksimalkan peran 3 pilar yakni Kades, Babinsa dan Babinkamtibmas guna mengedukasi dan memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam seluruh dimensi baik pemerintahan, pembangunan, social kemasyarakatan serta upaya-upaya menjamin keamanan dan ketertiban.

Di hadapan Bupati dan Wakil Bupati Bima, beberapa Anggota DPRD Kabupaten Bima yang berasal dari Dapil setempat, Camat  Sape, Babinsa, PJ Kepala Desa Parangina, Kepala Dusun, Ketua RT  di Desa Parangina juga menyampaikan aspirasi terkait dengan kebutuhan-kebutuhan di wilayahnya. Hal-hal yang dikemukakan antara lain Rekonstruksi Dam dan irigasi di bagian Utara Parangina, pemagaran Langgar At-Taubah dan Langgar Baburrahman Dusun Due, Rehab Rumah tidak layak huni dan pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayah Dusun Wodi, pembangunan jembatan, normalisasi sungai dan bronjongisasi di wilayah Dusun Saleko serta pembangunan Gedung Serba guna, Lapangan Sepak Bola dan Lapangan Voly bagi Desa Parangina sebagaimana yang disampaikan oleh PJ. Kepala Desa Parangina, Muhammad Hafid.

Terkait aspirasi yang disampaikan, Bupati Bima menyatakan akan mempelajarinya dan akan menindaklanjuti secara proporsional.  Pada akhir Silaturrahmi, Bupati dan Wakil Bupati menyerahkan alat komunikasi berupa Handphone kepada para Kepala Dusun dan Ketua-ketua RT yang hadir pada kesempatan tersebut.  (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.