Header Ads

TGB: Halal Bihalal Paska Idul Fitri, Tradisi Saling Mema'afkan

Gubernur NTB, DR TGH M Zainul Majdi, saat menggelar kegiatan Halal Bihalal dengan seluruh ASN lingkup Provinsi NTB, Kamis 21 Juni 2018.

Mataram, Garda Asakota.-

Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi menggelar Apel gabungan dan Halal Bihalal dengan seluruh ASN Lingkup Pemerintah Provinsi NTB di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, Kamis (21/618). Acara tersebut digelar sebagai salah satu tradisi untuk saling memaafkan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1439 H yang lalu. 

Saat itu, orang nomor satu di NTB ini berharap, bahwa saling memaafkan itu bukan hanya sekedar momen untuk bersalam-salaman. Namun menurutnya, saling memaafkan merupakan sebuah ketulusan dan keihkhlasan dalam hati untuk membangun hubungan baik yang dapat meningkatkan produktifitas kerja, terutama di lingkungan kerja. 

"Bahwa pada bulan Syawal yang baik ini semua hal-hal yang tidak baik yang mengganggu hubungan baik secara pribadi maupun dalam hubungan kerja, mudah-mudahan dapat kita hilangkan. Ini penting kita lakukan, karena produktivitas dan hasil bekerja kita ditentukan oleh suasana hati dan sikap mental kita,” ungkap Gubernur yang lebih dikenal Tuan Guru Bajang (TGB) itu seraya menegaskan kalau suasana hati di lingkungan bekerja nyaman, maka otomatis output atau hasil dari kerja kita akan jauh lebih baik dibanding hari-hari sebelumnya.

Lebih luas, TGB menjelaskan Halal bihalal bagi umat Islam, setelah melaksanakan puasa di bulan suci Ramadan, ditutup dengan Idul Fitri di bulan Syawal seperti ini, merupakan kebiasaan dan tradisi untuk saling memaafkan. Bahkan tradisi ini menjadi khasanah bangsa kita, menjadi ajang bagi kita masyarakat Indonesia, anak-anak bangsa untuk saling maaf memaafkan lahir maupun bathin. 

Menutup sambutannya, di hadapan seluruh ASN Lingkup Pemprov. NTB yang hadir, Gubernur menyampaikan permohonan maafnya. "Sebagai pemimpin di dalam Lingkup Pemerintah Provinsi NTB, izinkan saya sebagai Gubernur dan mewakili Wakil Gubernur yang masih melaksanakan cutinya,  menyampaikan permohonan maaf lahir dan bathin kepada bapak ibu semua. Masih banyak hal-hal yang kurang pas, kurang tepat dan kurang maksimal bahkan mungkin seratus persen keliru menurut pandangan bapak ibu sekalian. Sehingga sedikit tidak, mengganggu kepentingan dan mengurangi kenyamanan bekerja dan menimbulkan beban dalam pelaksanaan tugas bapak ibu sekalian,” ungkapnya.

Selanjutnya acara apel dilanjutkan dengan halal bihalal dan salam bersalaman antara Gubernur NTB, pimpinan SKPD Provinsi NTB dan seluruh ASN lingkup Pemprov NTB. (*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.