Header Ads

SUKSESI PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA BIMA NTB

Oleh: Mukhlis Abd


PILKADA, Pemilihan Kepala Daerah (Gubernur, Bupati dan Walikota) dilakukan serentak di seluruh wiĺayah NKRI pada tahun 2018, điikuti oleh 171 daerah, ada 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten. Pemilihan Walikota dan Wakil Kota Bima akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018 diikuti oleh 3 (tiga) pasang calon (Pasloñ) yaitu nomor urut 1 (satu) Paslon H. Arrahman H. Abidin, SE-Hj. Ferra, SE.,MM (MANuFER). ñomor  urut 2 (dua) Paslon HM. Lutfi, SE-Feri Sofiyan, SH (Lutfi-Feri), dan nomor urut 3 (tiga)  Paslon Subhan HM. Nur, SH-Wahyudin (SW Mataho).

Nomor Urut Paslon tersebut disahkan oleh KPU Kota Bima melalui Rapat Pleno Terbuka di Convention Hall Paruga Nae Kota Bima, Selasa, 13 Februari 2018, pukul 10.30 Wita, setelah sebelumnya KPU Kota Bima sudah menerima dokumen perbaikan yang diserahkan oleh masing masing Paslon dan sudah dilakukan penelitian sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Hasil dari penelitian dokumen persyaratan pencalonan perseorangan tersebut Paslon Subhan M. Nur-Wahyudin sudah lengkap dan memenuhi syarat pencalonan sebagai Calon Perseorangan mendapat dukungan 10.875 suara, adapun dari hasil penelitian terhadap dokumen Paslon Taufik-Usman AK tidak memenuhi syarat pencalonan perseorangan karena dalam hasil verifikasi Paslon Taufik-Usman AK tidak memenuhi syarat dukungan karena hanya mendapatkan dukungan 6.472 suara. Sehingga pasangan Paslon yang lolos mengikuti Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Bima tahun 2018 diikuti oleh tiga pasangan calon yaitu H. Arrahman H. Abidin berpasangan dengan Hj. Ferra Amelia, H. Muhammad Lutfi berpasangan dengan Feri Sofiyan (Lutfi-Feri) dan Subhan M. Nur berpasangan dengan Wahyudin (SW Mataho).

Paslon Walikota dan Wakil Walikota Kota mereka  adalah Putra terbaik Kota Bima yang memenuhi syarat dan pantas untuk memimpin Kota Bima menjadi Walikota dan Wakil Walikota Bima Periode 2018 - 2022. Untuk itu, masyarakat Kota Bima "Santabe" silakan mendukung dan memilih diantara mereka 3 (tiga) pasang calon, tentunya tidak sembarang memilih dan memilih bukan karena diberi uang (politik uang), tapi memilih Paslon "MANGGUSU WARU' atau yang mendekati "NGGUSU WARU".

Harapan masyarakat Kota Bima yang ada di Kota Bima dan diperantauan agar masyarakat Kota Bima memilih Calon Walikota - Wakil Walikota yang mempunyai visi - misi dan komitmen untuk melakukan Perubahan membangun Kota Bima yang lebih baik, beradab, bermartabat, adil dan sejahtera sehingga dibutuhkan Walikota - Wakil Walikota yang professional, memiliki dedikasi, integritas, berwawasan luas, dan komitmen untuk Perubahan membangun Kota Bima yang lebih baik, dan itulah yang harus dipilih oleh masyarakat Kota Bima, bukan yang membayar suara (politik uang) untuk meraih kemenangan, dan itu merupakan perbuatan politik yang tercela dan berdosa, yang dapat mendatangkan musibah dan bencana bagi masyarakat Kota Bima, harus dicegah, masyarakat Kota Bima harus diselamatkan.

Pilkada Kota Bima ini harus menjadi ajang silaturahmi dan ukhuwah, karena Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bima masih ada hubungan keluarga dan persaudaraan yang dekat. kita harus mencegah perpecahan apalagi menjadi permusuhan walaupun berbeda Partai Politik, berbeda dukungan Paslon dan berbeda pilihan. Siapapun yang terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Bima Periode 2018 - 2023, harus didukung oleh seluruh masyarakat Kota Bima, semoga membawa perubahan yang lebih baik dan Kota Bima menjadi kota yang "Baldatun Toyyibatun Warabbun Ghafur" diridhoi oleh Allah SWT Aamiin.(#)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.