Header Ads

PAD Islamic Center Hubbul Wathan Tahun 2018 Ditargetkan Diatas Rp2 Milyar


Kepala BPKAD Provinsi NTB, Drs H Supran MM.

Mataram, Garda Asakota.-

Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pengelolaan Islamic Center (IC) Hubbul Wathan di tahun 2018 ini ditargetkan bisa mencapai diatas angka Rp2 Milyar lebih. “Saya yakin dengan sudah adanya Perda yang mengatur tentang penarikan retribusi tahun 2018 ini, PAD yang bisa didapatkan dari pengelolaan IC itu bisa mencapai angka diatas Rp2 Milyar,” ujar Kepala BPKAD Provinsi NTB, Drs H Supran MM., kepada sejumlah wartawan, Kamis 31 Mei 2018, di Kantor Gubernur NTB.

Potensi PAD diperoleh oleh Pemerintah dari adanya pengelolaan minaret, penyewaan ballroom untuk kegiatan seperti seminar dan acara perkawinan warga masyarakat. Pada tahun 2017, potensi PAD tidak bisa diraih secara optimal dikarenakan masih terkendala oleh karena belum adanya Perda yang mengatur tentang tarif dan retribusi pengelolaan sejumlah fasilitas di IC. 

“Sehingga pada saat itu Pemerintah tidak berani melakukan penarikan PAD dari sejumlah fasilitas yang ada di IC. Namun di tahun 2017, Pemerintah mendapatkan nilai sumbangan dari penggunaan fasilitas IC oleh masyarakat itu hampir mencapai angka Rp1 Milyar. Karena masih bersifat sumbangan akibat belum ada Perda yang mengatur maka jumlah sumbangan itu bersifat variatif dan langsung disetor ke kas daerah,” ujarnya.

Penarikan PAD dari sejumlah fasilitas yang ada di IC itu bertujuan agar ada kemudahan bagi pemerintah dalam melakukan pengelolaan dan pemeliharaan IC. “Jadi PAD itu nanti berfungsi agar suatu saat IC ini bisa melakukan pemeliharaan sendiri dengan pendapatan yang masuk,” pungkasnya. (GA. 211*).


No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.