Header Ads

PORDASI Kobi Gelar Pacuan Kuda di Sambinae




Kota Bima, Garda Asakota.-

Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kota Bima yang diketuai oleh Feri Sofiyan, SH, menggelar lomba Pacuan Kuda, untuk menyemarakkan Hari Jadi Kota Bima ke-16 2018. Lomba ini mulai dihelat sejak Sabtu tanggal 5 Mei hingga 13 Mei 2018 di arena Pacuan Kuda Sambinae Kecamatan Mpunda Kota Bima. Pantauan langsung wartawan, lomba ini berlangsung semarak dan ramai, setelah sekian tahun lamanya baru kembali digelar di arena Pacuan Kuda Sambinae Kota Bima. Rencananya, kata Ketua Panitia Pelaksana Pacuan Kuda Tradisional Kota Bima, A. Haris, ST, kegiatan Pacuan Kuda yang dihelat di arena Sambinae ini akan dilaksanakan selama satu Minggu, dimulai sejak tanggal 5-13 Mei 2018.




Menurutnya, jumlah Kuda yang dilombakan pada Pacuan Kuda Sambinae sebanyak 574 ekor kuda yang berasal dari berbagai Daerah, seperti Kota Bima, Kabupaten Bima, Dompu, KSB, dan juga dari Sumbawa. Sementara kuda yang dilombakan tersebut yakni Kelas TK, Kelas O, dan seterusnya. "Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terlaksana berkat kerja keras Panitia dan semua pihak, termasuk dukungan dana hibah dari Pemkot Bima sebesar Rp500 juta dan anggaran pendaftaran dari para pemilik kuda," jelasnya seraya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kota Bima dan juga lembaga DPRD Kota Bima yang terus memberikan dukungan atas terlaksananya kegiatan ini.

Saat dibuka secara resmi, Wakil Ketua Pordasi Kota Bima, Sudirman DJ, SH, secara khusus menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemkot Bima dan juga seluruh jajaran anggota DPRD Kota Bima, lebih-lebih kepada mantan Wakil Ketua DPRD Propinsi NTB, H. Mori Hanafi, SE, M. Comm, yang sempat hadir berada di tengah-tengah kegiatan Pacuan Kuda perdana Kota Bima dalam rangka menyambut hari Jadi Kota Bima yang ke-16 tahun 2018. "Inilah kegiatan Pacuan Kuda perdaba yang digelar di Sambinae setelah sekitar delapan tahun lamanya tak digelar di Kota Bima," ungkap Sudirman DJ.

Pihaknya sedikit meluruskan terkait dengan berbagai isu yang menyebar di seluruh wilayah masyarakat Kota dan Kabupaten Bima yang menyebutkan bahwa Pacuan Kuda yang dihelat saat ini ada kaitan dengan nuansa politik Pilkada. "Kami selaku Panitia tegaskan, tak ada hubungannya Pacuan Kuda ini dengan para calon Walikota dan Wakil Walikota 2018. Yang pasti kegiatan Pacuan Kuda yang dihelat saat ini, bena-benar murni dilaksanakan oleh Pordasi Kota Bima secara utuh untuk menyemarakkan Hari Jadi Kota Bima," tegasnya.

Sudirmanpun menyebutkan bahwa pagelaran Pacuan Kuda sudah ada sejak nenek moyang dulu, bahkan sudah membudaya di berbagai daerah. Khusus Pacuan Kuda Kota Bima, kata dia, bukan kali pertama dilaksanakan, namun beberapa tahuh sebelum telah dilakasanakan. "Bahkan sebelumnya Kota Bima melaksanakan dua kali setahun. Jadi bukan berarti menjelang Pilkada Kota sehingga dikaitkan dengan politik, kami tegaskan bahwa ini benar-benar murni dilaksanakan Pordasi Kota Bima," terangnya. Pria yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Bima ini berkomitmen bahwa kedepan Pacuan Kuda Kota Bima di Sambinae akan dipermanenkan. "InsyaAllah di tahun yang akan datang Pacuan Kuda Kota Bima akan terus dilaksanakan sebagaimana mestinya," tegasnya.

Sementara itu, mantan Wakil Ketua DPRD Propinsi NTB, H. Mori Hanafi, SE, M.Comm, mengakui bahwa masyarakat Bima sangat menggemari Pacuan Kuda. Ia menyebutkan bahwa event ini merupakan olahraga bergengsi yang harus terus ditingkatkan di masa mendatang. "Karena selain sebagai olah raga bergengsi, Pacuan Kuda juga merupakan salah satu warisan Budaya Bima yang sudah dikenang secara utuh," ucapnya, Minggu (6/5), saat menghadiri acara pembukaan Pacuan Kuda Tradisional dalam rangka menyambut HUT Kota Bima ke-16 di arena Pacuan Kuda Sambinae Kota Bima.

Mori Hanafi, yang saat ini juga dipercaya oleh Partainya Gerindra untuk berlaga sebagai calon Wakil Gubernur Propinsi NTB periode 2018-2023 mengaku bangga dengan Kota Bima dan Kabupaten Bima yang terus melestarikan dan meningkatkan Budaya Bima. “Dengan semangat masyarakat Kota dan Kabupaten Bima, tentunya perlombaan Pacuan Kuda ini harus ditingkatkan karena event ini sudah membudaya sejak nenek moyang kita semua," harapnya di acara yang juga dihadiri Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH. Pantauan langsung wartawan memasuki hari kedua, perlombaan Pacuan Kuda Sambinae berjalan lancar dan aman. Di panggung tinggi, terlihat sejumlah panitia dan pengurus Pordasi Kota Bima sibuk mengatur jadwal race dan lainnya. Sementara protokol handal, Bung Crisna didampingi Bang Julkarnain, terlihat bersemangat mengomentari setiap penampilan Kuda Pacu yang berlaga di arena pada setiap race-nya. (GA. 355*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.