Header Ads

Ikut Pelatihan Khusus, Ratusan Saksi Siap Kawal Pemenangan AHYAR-MORI


Kota Bima, Garda Asakota.-

Pelatihan dan Pembekalan Saksi TGH. Ahyar Abduh-H. Mori Hanafi, SE, M. Comm (AHYAR-MORI), Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Periode 2018-2023 digelar di Paruga Nae Conventional Hall, Rabu siang (30/5). Pelatihan dan Pembekalan ratusan saksi ini dalam rangka mengawal pemenangan pasangan nomor urut 2 hingga tanggal 27 Juni mendatang. "Pasangan AHYAR-MORI tidak hanya intens turun ke masyarakat. Tapi juga memperkuat tim pemenangannya dalam rangka mengawal pemenangan pasangan nomor urut 2 hingga 27 Juni mendatang. Salah satu yang kami lakukan adalah dengan mematangkan saksi melalui pelatihan dan pembekalan semacam ini," ungkap Ketua Panitia Kegiatan, Sudirman DJ, SH.
Ketua KPU Kota Bima, Bukhari, S. Sos, saat menyampaikan sambutan.


Sudirman DJ menyebutkan bahwa jumlah saksi paslon AHYAR-MORI di Kota Bima adalah sebanyak 498 orang untuk 249 TPS. Dimana tiap-tiap TPS-nya, kata dia, terdiri dari 2 orang saksi. "InshaAllah saksi yang diberikan pelatihan dan pembekalan siang ini, telah siap untuk memenangkan pasangan AHYAR-MORI untuk jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat periode 2018-2023," ucap Pimpinan DPRD Kota Bima ini. Pantauan langsung wartawan, selain dihadiri ratusan saksi Paslon AHYAR-MORI di lima Kecamatan se-Kota Bima danpara Ketua Parpol Koalisi Pemenangan Paslon AHYAR-MORI, acara tersebut juga dihadiri Ketua KPU Kota Bima dan Ketua Panwaslu Kota Bima.

Sementara itu Ketua Tim Koalisi Pemenamgan Paslon AHYAR-MORI, Syamsurih, SH, memberikan suntikan semangat kepada ratusan saksi yang memadati gedung Convetional Hall Paruga Nae. Pria yang juga Ketua DPRD Kota Bima ini sempat menyinggung nilai APBD Provinsi NTB sebesar Rp5,5 Triliun, namun hanya sekitar 0,7 porsen saja kucurannya yang sampai ke Kota Bima. "Inilah salah satu alasan kenapa pembangunan di Kota Bima tidak merata adanya, karena itulah dengan hadirnya sosok MORI HANAFI sebagai putra daerah asli Dou Mbojo (Bima, red) yang menjadi kandidat calon Wakil Gubernur NTB Periode 2018-2023, siap membawa perubahan untuk NTB khususnya Bima dan Kota Bima agar pemerataan pembangunan antara pulau Lombok dan Sumbawa bisa terwujud," ungkapnya disambut yel yel Salam 2 Jari, AHYAR-MORI menang dari ratusan saksi. "Apakah saudara-saudara siap memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, AHYAR-MORI?," tanya Samsurih yang dijawab serempak, "Siap" oleh segenap undangan yang hadir.

Di tempat yang sama, Calon Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Periode 2018-2023, H. Mori Hanafi, SE.M.Comm, menegaskan bahwa  saksi adalah faktor utama yang menjadi kunci kemenangan paslon karena pada merekalah penentu pada saat proses pencoblosan maupun penghitungan suara. "Karenanya kepada para saksi agar hadir lebih awal atau minimal hadir sebelum waktu pencoblosan dimulai, begitupun sebaliknya ketika pulangpun harus setelah selesai penghitungan suara," harapnya.

Selain jadi saksi saat pencoblosan, mantan Pimpinan DPRD NTB ini juga menegaskan bahwa saksi juga dapat bertindak sebagai Timses pemenangan. Makanya, dia berharap para saksi yang hadir mampu merangkul segenap masyarakat dengan pendekatan pendekatan normatif yang menjelaskan tentang program-program AHYAR-MORI. "Sampaikan pada masyarakat pemilih bahwa dari empat paslon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB ada satu-satunya putra Asli Dou Mbojo yang jadi kontestan adalah Mori Hanafi. Tentunya dengan harapan bahwa sebagai putra daerah asli Dou Mbojo, mada (Saya, red) sangat mengharapkan dukungan Ndai sesama Mbojo," ucapnya disambut riuh tepukan hangat. (GA. 003*)



No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.