Header Ads

Ikut Parade Budaya MNEK, Kota Bima Jadi Perhatian Khusus


Kota Bima, Garda Asakota.-

Dalam rangka mendukung pelaksananaan kegiatan Multilateral Naval Exsercise Komando (MNEK) tahun 2018 yang dihelat di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tanggal 5 Mei 2018, Pemkot Bima ikut ambil bagian dalam agenda tersebut dimana salah satu bentuk partisipasinya adalah menjadi peserta Pawai Budaya Kota Bima. “Alhamdulillah dari 37 Negara yang ikut terlibat dalam acara MNEK tersebut, salah satu yang menarik perhatian adalah gaun khas Bima yang dikenakan saat peserta pawai," ujar Kabid Pemasaran dan Ekonomi Kreatif Pariwisata Kota Bima, Yuliana, S, Sos, kepada Garda Asakota, Senin (7/5) kemarin.

Pada kegiatan pawai itu, jelas Yuliana, jumlah peserta Pawai Kota Bima lebih kurang 50 orang, dengan mengusung tema Mpa'a Manca. Peserta menggunakan kostum seperti Jember kombinasi kain khas Bima. Tak hanya itu sebut Yuliana, pada pada parade itu Kota Bima juga mempromosikan kain khas Bima seperti Nggoli, Masrai dan berbagai kain lainnya yang dimiliki Kota Bima. "Pastinya pada kegiatan parade, kita perkenalkan semua potensi yang dimiliki Kota Bima seperti kain Nggoli, Masrai dan sebagainya.

Apalagi saat atraksi kesenian Mpa’a Manca dengan kostum yang unik itu menarik perhatian para tamu di panggung kehormatan," jelasnya. Pihaknya merasa bangga mendapat penghargaan dan apresiasi dari para tamu yang diketahui sangat menyukai corak khas Bima. "Sejak jaman kerajaan kain tenun khas Bima sering digunakan oleh kaum perempuan Bima. Hingga kini, kain Mbojo memiliki berbagai ragam motif dan warna, seperti kain yang tenar saat ini adalah memadukan lebih dari tiga warna," papar Yuliana yang juga merupakan Isteri Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH.  (GA. 335*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.