Header Ads

Gandeng KPUD, Komunitas Trabaser Gelar Latber Sekaligus Deklarasi Pilkada Damai



Kota Bima, Garda Asakota.-

Sejumlah anggota Komunitas Trabaser se-Kabupaten Bima, Kota Bima dan Dompu turut ambil bagian dalam kegiatan Latber (Latihan Bersama) Pilkada Damai yang dipusatkan di Lapangan Bola Jatiwangi Kecamatan Asakota Kota Biima, Sabtu pagi (5/05). Ketua Panitia Penyelenggara, Sofyan menjelaskan bahwa kegiatan Latber Pilkada Damai ini dilaksanakan untuk mendukung momen politik yang saat ini tengah dihadapi oleh masyarakat termasuk di NTB.


Ada empat poin Deklarasi Latber Pilkada Damai hari ini yaitu para Trabaser siap mendukung terwujudnya pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bima 2018 yang damai, menolak dan melawan informasi Hoax yang dapat memecah belah masyarakat dan persatuan bangsa. Kemudian menolak ikatan kebencian dan politisasi SARA, serta mendukung aparat memproses pelaku Hoax, ujaran kebencian dan politisasi SARA. "Untuk jumlah pesertanya diikuti oleh sebanyak 350 Peserta yang terdiri dari berbagai komunitas Trabaser yang ada di Kabupaten Dompu, Bima dan Kota Bima bahkan ada juga peserta Trabaser independen atau pribadi. Ini semua menunjukan antusiasme masyarakat utamanya para Trabaser menggelorakan Pilkada Damai," ungkapnya.

Adapun panjang rutenya sekitar 50 km dimana garis startnya mulai dari lapangan Bola Jatiwangi melewati Jalan Datuk Dibanta arah menuju Terminal Jatibaru, jalan Ambalawi,bkemudian jalan menuju Radewura hingga finish di jalan Puncak Jatiwangi. "Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan berbagai pihak karenanya pihak panitia pun telah menyiapkan door prize untuk para peserta sendiri berupa kulkas, mesin cuci dan lain lain. Untuk doorprize tentunya melalui sebuah undian," jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Bima, Bukhari, S.Sos, sesaat sebelum melepas peserta Latber Pilkada Damai berharap agar bersama-sama mewujudkan Pilkada Damai yang tengah dihadapi saat ini baik Pilkada Gubernur, Bupati dan Walikota. "Karena itu merupakan tanggungjawab kita semuanya, karena tidak mungkin KPU maupun aparat Keamanan yang terlibat secara langsung mampu mewujudkan hal itu sendiri tanpa adanya dukungan dari semua pihak termasuk komunitas Trabaser," tuturnya.

Selain menciptakan Pilkada Damai, instrumen-instrumen penting lainnya yang juga harus digelorakan adalah mengajak masyarakat kita untuk menolak politik uang, menolak isu-isu SARA yang beredar di tengah masyarakat dan menolak berita-berita Hoax yang sengaja di sebarkan oleh pihak-pihak tertentu. "Saya yakin kalau kesanggupan kita untuk menciptakan Pilkada Damai keluar dari Nurani kita maka partisipasi masyarakat pun akan meningkat," pungkasnya. (GA. 003*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.