Header Ads

Bupati Bima Pimpin Rapat dan Silaturrahmi dengan FKUB


Kabupaten Bima, Garda Asakota.-
Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri didampingi oleh Wakil Bupati Bima, Drs. H. Dahlan M. Noer, Sekda, Kapolres Bima Kota, Kapolres Bima Kabupaten, Pasi Log. Kodim 1608 Bima, Kakan Kemenag Kab. Bima,  Kaban Kesbangpol dan Para Kabid Kesbangpol serta Pejabat Bagian Adm Kesra Setda, Selasa 15 Mei 2018 melaksanakan rapat koordinasi dan Silaturrahmi dengan jajaran pengurus Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB)  Kabupaten Bima yang kini di nakhodai oleh Drs. H. Suaidin, M. Pd  (periode Tahun 2018-2021) pasca meninggalnya H. Abdul Aziz.



Pada kesempatan tersebut, Hj. Indah Dhamayanti Putri menyampaikan bahwa moment ini menjadi media Silaturrahim serta membangun koordinasi dan sinergi secara lintas instansi dalam rangka dinamisasi kehidupan umat beragama di Kabupaten Bima serta diharapkan berdampak positif pada seluruh dimensi kehidupan masyarakat. Dia mengharapkan peran aktif seluruh elemen masyarakat melalui FKUB sebagai manifestasi Umat Beragama untuk mengantisipasi berbagai dinamika yang mengarah pada disharmoni masyarakat baik antar maupun inter umat beragama. "Saya juga berharap FKUB turut memberikan pertimbangan-pertimbangan objektif yang kemudian dijadikan sebagai referensi keputusan terkait masalah umat beragama maupun masalah pendirian Rumah Ibadah sesuai dengan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 dan 9 Tahun 2006," ungkapnya seperti dilansir Kabag Humaspro, Hj. Sita Arna, S. Sos.

Terkait dengan masalah pendirian Rumah Ibadah sebagaimana yang disuarakan FUI (Forum Umat Islam) beberapa waktu lalu, Pemerintah Daerah meyakini bahwa semua pihak konsisten merujuk pada aturan normatif. Untuk itu, kata dia, dibutuhkan komunikasi persuasif dan peningkatan intensitas sosialisasi regulasi. "Hal ini dapat dilakukan melalui pembinaan-pembinaan oleh Badan Kesbangpol beserta pihak terkait maupun melalui penyampaian-penyampain oleh pengurus FKUB," pintanya. Pada prinsipnya, Pemkab Bima mendukung penuh setiap ikhtiar dan program kerja FKUB demi menjamin terus tumbuhdanberkembangnya iklim hidup umat beragama yang dilandasi dengan toleransi dan rasa saling hormat-menghormati. Selain itu, pada kesempatan tersebut juga, Pemkab Bima menyayangkan adanya kejadian nasional (teror) serta berharap semua pihak terutama FKUB mengantisipasi pengaruhnya agar tdk meluas sampai ke Bima.

Sementara, Wakil Bupati Bima Drs. Dahlan M. Noer  menyampaikan bahwa setiap warga masyarakat mesti tetap melakukan kebaikan dan perbaikan dengan dasar kesadaran bahwa kebaikan dan perbaikan adalah khittah hidup manusia yang memiliki kecerdasan akal pikiran dan kearifan serta keluhuran pekerti. Terkait dengan kian mengemukanya fenomena-fenomena ancaman Kamtibmas yang diawali dengan pergeseran ideology; ditandai dengan pemahaman yang berbeda dengan kelaziman yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat, dibutuhkan kewaspadaan kolektif untuk mengantipasinya. "Perlu langkah-langkah pengawasan serta bimbingan kepada generasi muda Bima yang keluar daerah agar terhindar dari berbagai pengaruh pergeseran ideology yang akhirnya melibatkan mereka dalam perbuatan  melanggar hukum," tegasnya di acara yang juga dihadiri Kapolres Bima Kota dan Kabupaten Bima tersebut.

Di sisi lain, Kapolres Bima Kabupaten menyampaikan bahwa secara kewilayahan kondisi social masyarakat Bima rawan dimanfaatkan oleh pihak-pihak  tertentu untuk menebar embrio pemahaman salah yang dapat melahirkan SARA. Sejatinya masyarakat Bima memiliki toleransi dan inisiatif tinggi dalam menjaga dan menata kehidupan damai antar umat beragama. Untuk itu, pihaknya mengajak Toga/Toma untuk terus membina masyarakat serta memberikan kesejukkan dalam merespon segala hal yang berhubungan dengan permasalahan keagamaan. "Mari bersatu padu melakukan antisipasi ancaman kamtibmas dan terorisme. Kita selesaikan masalah dengan damai, hikmah dan kebijaksanaan demi kesinambungan Kamtibmas," ajaknya.

Pada akhir pertemuan, semua elemen yang hadir menyatakan komitmen bersama ntuk saling menopang dan mendukung demi tercapainya masyarakat Kabupaten  Bima yang RAMAH; serta kehidupan bangsa yang kondusif dalam arti luas. "Saya mengajak seluruh jajaran FKUB untuk berperan aktif, berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemda melalui Bakesbangpol serta pihak Kepolisian dan TNI serta pihak-pihak terkait guna menjaga keamanan dan ketertiban serta harmoni kehidupan umat beragama. Salah satu strategi yang dapat diterima oleh semua elemen masyarakat dalam megantisipasi terjadinya pergeseran ideology, sikap dan perbuatan yang mengancam Kamtibmas adalah dengan menyebarkan kasih sayang tanpa membedakan Suku, Agama, Rasa tau Golongan," ucap Kakan Kemenag Kabupaten Bima, Drs. H. Syahrir, M. Si. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.