Header Ads

Tahapan Pendaftaran dan Penerimaan Siswa Baru MTsN-1 Kobi Berjalan Lancar

M. Adnan, S. Pd

Kota Bima, Garda Asakota.-

Proses pendaftaran penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2018/2019 di MTsN 1 Kota Bima berjalan sesuai dengan yang diharapkan karena tahapan yang telah ditentukan oleh Panitia Pendaftaran semuanya diikuti oleh peserta pendaftaran sebagai calon siswa baru. "Tahapan tersebut mulai dari Tes Ngaji atau Baca Al-Quran sebagai syarat utamanya, kemudian Tes Bacaan Sholat dan Tes Bahasa Indonesia, yang di akhiri dengan Tes Tertulis," jelas Kepala MTsN-1 Kota Bima, M. Adnan, S. Pd, kepada Garda Asakota, Rabu (18/4).

Diakuinya, ada tiga jalur yang diterapkan pihaknya  dalam proses penerimaan siswa naru tahun ini yaitu jalur  boarding school, jalur prestasi dan jalur reguler. Dari ketiga jalur ini, kata dia, khusus jalur prestasi pihak panitia pendaftaran mengkhususkan untuk anak-anak 10 besar yang  berprestasi di Olimpiade ISOC (Ibnu Sina Olimpiade Competition) yaitu siswa sekolah pondok namun karena membludaknya peserta pendaftaran maka pihaknya melebarkan sayap untuk anak-anak yang berprestasi di Olimpiade O2SN yang diselenggarakan oleh Dikbud dan Olimpiade HAB yang diselenggarakan oleh MIN Tolobali dari juara 1 sampai juara 3 juga juara 1 di bidang MQ maupun bidang lainnya dengan menunjukan bukti fisiknya berupa piagam penghargaan. "Pengakuan lisan saja belum cukup untuk kami bisa menerima calon siswa tersebut apabila tidak disertai dengan bukti fisik berupa piagam ini," paparnya.

Berdasarkan pertimbangan inilah maka dari peserta pendaftaran yang mencapai sekitar 530 orang pihak panitia Pendaftaran Penerimaan siswa baru telah mengeluarkan pengumuman kelulusan sebanyak 275 orang siswa  yang bisa di lihat langsung baik secara online maupun melihat langsung melalui papan pengumuman di sekolah ini. Di singgung mengenai jumlah kelulusan yang masih di bawah standar yang diterapkan oleh pihak sekolah yaitu sebanyak 352 orang siswa untuk mengisi 11 Rombel (Rombongan Belajar) yang masih tersisa sekitar 75 orang siswa lagi, mantan Kepala MIN Tolobali ini menerangkan bahwa kekurangan itulah yang nantinya akan diisi oleh anak-anak yang berprestasi seperti yang telah disebutkannya yaitu ISOC, O2SN, HAB, MQ maupun bidang lainnya. (GA. 003*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.