Header Ads

Saat Shalat di Masjid Kalampa, Empat Orang Jamaah Diduga Dibacok

Terduga pelaku saat diamankan Jajaran Polsek Woha/Foto, Muhammad Akhwan Qusairi.


Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Kejadian tragis menimpa sejumlah jamaah shalat Maghrib' di Masjid Raodatul Abrar Desa Kalampa Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Jumat malam 13 April 2018 sekitar pukul 18.15 Wita. Pasalnya, seseorang yang diduga sebagai orang gila, Ahyar (35-tahun) warga Rt 08 Dusun Rade Desa Kalampa tiba-tiba mengamuk dan menganiaya sekitar empat orang jamaah yang sedang melaksanakan shalat Maghrib'. Akibatnya, empat orang jamaah harus dilarikan ke Rumah Sakit karena menderita luka yang cukup parah.

 



Sekdes Samili Kecamatan Woha, Muhammad Akhwan Khusairi, menyebutkan bahww para korban sebagai ma'mum sholat Maghrib berjama'ah sedang khusuk dalam sholat dan saat duduk tasyahud pertama, tiba-tiba dari belakang jamaah datang pelaku dengan sebilah parang. Korban pertama yakni Tasrim, kemudian pelaku menganiayaan korban lainnya melihat kejadian jam'ah sholat magrib lain berupaya lari menyelamatkan diri dari amukan pelaku dan sebagian jama'ah lainnya menolong korban yang terluka kemudian pelaku lari keluar mesjid menuju rumahnya di Rt . 08 Dusun Ndora. Sedangkan para korban dibawa oleh keluarga ke Puskesmas Woha guna penanganan medis akibat luka yang dialami para korban. "Sampai saat ini belum diketahui pasti motif penganiayaan karena pelaku diduga mengalami gangguan jiwa," ungkap dalam siaran persnya.

Adapun korban-korban yang mengalami penganiayaan yakni,  Andi laki-laki 38 tahun warga Rt 08 Dusun Kalate Desa kalampa, mengalami luka sobek di bagian kepala di atas telinga kanan. Kemudian,  Jaya laki-laki 38 tahun warga Rt 10 Dusun Sari Desa Kalampa, luka sobek di bagian kepala belakang sebelah kanan,  M Tasrim laki-laki 17 tahun pelajar Rt 13 Dusun Ndora, luka di jari tengah dan tunjuk tangan kanan, luka di jari telunjuk tangan kiri dan luka di bagian kepala, dan M Irfan laki 18 tahun pelajar Rt 12 Dusun Sari Desa Kalampa, mengalami luka di bagian pergelangan tangan bagian kanan.

Masih menurut Sekdes Samili, sekitar pukul 19.00 Wita, warga lainnya dan keluarga para korban tidak terima dengan kajadian tersebut, mendatangi rumah terduga pelaku bermaksud menghakimi pelaku, namun dapat dihimbau oleh petugas Babinkamtibmas dan tokoh masyarakat lainnya sehingga situasi dapat dikendalikan. Sekitar pukul 19.10 Wita personil piket SPKT Polsek Woha yang mendapat informasi kejadian mendatangi TKP dan berupaya mengevakuasi pelaku agar tidak dihakimi oleh warga. 

"Dan pelaku berhasil dibawa ke Mako Polsek Woha dengan dibantu oleh tokoh masyarakat Desa Kalampa, Irwan. Kemudian pertimbangan keamanan pelaku di bawa ke Mako Polres Bima," ucapan Akhwan yang mengaku menghimpun informasi ini dari Trantib Kecamatan Woha. Sampai saat ini, sambung Akhwan, situasi aman terkendali dan personil Polsek Woha dan Polres Bima masih bersiaga di Desa Kalampa untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.