Header Ads

Digelar, MTQ tingkat Kecamatan Asakota


Kota Bima, Garda Asakota.-

Pelaksanaan Kegiatan MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) tingkat Kecamatan Asakota Kota Bima tahun 2018 yang digelar di Aula SMKPPN Bima Jatiwangi Rabu Malam (25/04) berlangsung khidmat dan lancar. Selain unsur Panitia Pelaksana juga turut hadir Asisten-2 Setda Kota Bima, Kabag Kesra, Camat Asakota, Drs. Is Fahmin, dan jajaran, Lurah se-Kecamatan Asakota, civitas Akademika SMKPPN, Babinsa, Babinkamtibmas,Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta dipadati  warga Masyarakat sekitar.
   
   

Ketua Panitia pelaksana MTQ tingkat Kecamatan Asakota H. Muhtar, MTC, S.Sos, menyebutkan bahwa jumlah peserta MTQ tahun ini sebanyak 100 orang peserta yang terbagi dalam 2 bidang lomba yaitu Bidang Tilawah golongan Tartil anak-anak, remaja dan dewasa sejumlah 58 orang peserta serta bidang Tahfidz golongan 1 juz dan Tilawah juga golongan 5 juz dan Tilawah. "Pelaksanaan kegiatan MTQ ini InsyaAllah akan berlangsung selama empat hari mulai hari ini 25 April sampai 28 April 2018. Adapun tema MTQ tahun ini "Dengan MTQ Tingkat Kecamatan Asakota mari kita tingkatkan pemahaman dan pengamalan isi kandungan Al-Quran," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Panitia menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada pihak civitas akademika SMKPPN Bima Jatiwangi yang telah memberikan tempat bagi pihaknya untuk menggunakan fasilitas Aula sekolah sebagai pusat pelaksanaan kegiatan MTQ Tingkat Kecamatan Asakota tahun 2018. "Secara khusus kami sampaikan rasa terima kasih yang mendalam," ucapnya.
 
Sementara itu Walikota Bima dalam sambutannya di sampaikan oleh Asisten 2 Setda Kota Bima, DR. H. Syamsuddin MS,  secara pribadi mengapresiasi langkah kreatif Camat Asakota berserta kru yang telah berinovasi dengan melaksanakan kegiatan MTQ Tingkat Kecamatan Asakota tahun ini di tempat atau di Aula semacam ini agar dana kegiatan benar-benar di manfaatkan secara efektif dan efisien. "Dan yang kedua pemilihan tempatnya yang bagus, nyaman dan aman juga  desain tempatnya sangat minimalis," imbuhnya sebelum membacakan amanat Walkkota Bima secara tertulis.

Menurutnya, jika membaca tema yang di angkat oleh Panitia MTQ Tingkat Kecamatan Asakota tahun ini maka benarlah adanya jikalau masih banyak di antara kalangan masyarakat yang buta huruf Al-Quran. Hal ini, kata dia sudah menjadi tugas semua pihak untuk memberikan pengajaran dan pemahaman terutama oleh para Guru Ngaji. "Alhamdulilah baru baru ini Pemkot Bima telah menyiapkan insentif lebih dari setengah Milyar untuk Guru-Guru Ngaji dengan harapan semoga dapat mengeluarkan dan membebaskan kita semua terutama generasi kita dari buta akan bacaan Al-Quran," katanya. Dia juga berharap dengan MTQ ini mampu meluluhlantakan perilaku-perilaku yang menyimpang di tengah masyarakat seperti Narkoba yang merusak generasi. (GA. 212*)

  

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.