Header Ads

Warga Usulkan Banyak Program Saat Reses Anggota Dewan Dapil Asakota


Kota Bima, Garda Asakota.-

Sejumlah Anggota DPRD Kota Bima Dapil Kecamatan Asakota menggelar reses di Lingkungan Bonto Kelurahan Kolo Kecamatan Asakota, Senin (12/3). Beragam aspirasi berkembang di acara reses yang dihadiri oleh ratusan warga setempat seperti usulan pelebaran gang di RT 14 bronjongnisasi Rt. 15, jembatan dermaga Rt 20, dan pembangunan bak sampah RT 15. Meski berkembang banyak usulan, namun pada kesempatan itu salah seorang warga  tampil di depan mengeritik anggota dewan yang hanya memperhatikan kebutuhan besar. Sementara persoalan kecil yang berdampak besar tidak pernah digubris seperti soal deker dan jalan rusak di lingkungan setempat. "Padahal sudah 2 kali disampaikan saat reses, namun tidak pernah direalisasikan. Tolong perhatikan hal-hal kecil yang kami usulkan," ucap salah satu warga, M Tayeb.

 



Menurut dia, deker dan jalan di lingkungan tersebut merupakan fasilitas umum. Sering dilewati oleh warga Kota Bima yang hendak ke Kolo. Bahkan diakuinya 2 orang anggota dewan dari Kelurahan Kolo juga sering melewati jalur tersebut.  “Di tempat ini sering terjadi kecelakaan. Yang saya minta ini untuk kepentingan umum pak dewan. Jadi mohon permintaan saya kali ini direalisasikan,” pintanya. Selain Tayeb, sejumlah warga yang lain juga meminta kepada wakil rakyat untuk memperhatikan fasilitas Pustu. Kendati sudah ada petugas yang ditempatkan, namun belum ada fasilitas yang memadai. “Kemarin saja saat saya bawa istri ke RSUD Bima, saya diminta surat rujukan dari Pustu. Sementara di Pustu tidak ada surat rujukan,” ungkap warga lain. Tidak hanya itu, warga yang sama juga meminta agar memperhatikan kuburan di Bonto. Mereka meminta agar anggota dewan membelikan pipa agar bisa dialiri air untuk kebutuhan warga yang berziarah di kubur.

Anggota DPRD Kota Bima, Ir. M Nor menyampaikan terimakasih atas kritik yang disampaikan Tayeb dan dirinya berjanji dengan sesama anggota dewan Dapil I Kecamatan Asakota untuk memperjuangkan aspirasi tersebut.

“Insya Allah akan kami perjuangkan bagaimana bisa dikerjakan tahun ini,” janjinya. Untuk aspirasi lain sambung duta Partai Amanat Nasional itu, juga akan diupayakan agar secepatnya bisa terealisasi. Sebab, aspirasi yang pernah ditampung di Bonto, juga sebagian besar juga sudah terealisasi.

Kata Nor, pihaknya sudah 3 kali turun reses di Bonto. Hasilnya, sudah ada beberapa proyek yang masuk hasil reses. Seperti Rabat gang, talud, peningkatan jalan, lanjutan jalan pemukiman, dan peningkatan jalan Temba Kolo. “Anggaran miliar yang masuk di Bonto. Peningkatan Jalan Temba Kolo saja tahun ini dikerjakan dengan anggaran Rp 6 miliar,” sebutnya.  Dia menambahkan, dari banyak aspirasinya yang diterima. Banyak juga yang belum terealisasi, karena harus disesuaikan dengan kebutuhan anggaran. Kendati demikian, kehadiran warga saat reses diapresiasi, karena memang warga harus berpartisipasi untuk pembangunan di Kota Bima.  “Warga merupakan unsur pembangunan, makanya dalam pembangunan harus berperan aktif,” tambahnya didampingi rekan-rekan sesama Dapil, Hj. Rini Anggriani, SE, H. Sidra dan Jaidin M. Sidik. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.