Header Ads

Warga Sape Siap Berjihad Untuk Kemenangan Ahyar-Mori



Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Blusukan Ahyar-Mori di Kecamatan Sape dan Lambu Kabupaten Bima, Minggu (11/3) disambut dengan melimpahnya masyarakat di jalan raya yang menantikan kedatangan pasangan calon Gubernur TGH. Ahyar Abduh dan calon Wakil Gubernur H. Mori Hanafi. Muti’ah Murni, SH, M.Kn, juru bicara Mori Hanafi, menyebutkan bahwa kedatangan Ahyar-Mori Paslon Nomor Urut 2, diawali dengan blusukan ke pasar Sape sampai pelabuhan dan blusukan ke beberapa desa lainnya. "Kemudian, acara dilanjut dengan pertemuan dialogis terbuka di Gedung Serbaguna Desa Naru Kecamatan Sape, yang dihadiri hingga ribuan simpatisan Ahyar Mori," ungkapnya kepada wartawan, Senin (12/3).

Dalam sambutannya Muhammad Aminurlah, SE, Ketua Tim Pemenangan partai koalisi pada acara pengukuhan tim koalisi partai dan tim teritorial Sape-Lambu mempertanyakan pakah Bima ini bukan bagian dari Nusa Tenggara Barat? karena tidak meratanya pembangunan antara pulau Lombok dan Sumbawa. "Maka kami menaruh harapan yang sangat besar agar setelah dilantik akan membangun pulau sumbawa, terutama Bima, sehingga pembangunan akan lebih merata," harapnya.  Untuk itu, bersama elemen masyarakat dan Parpil Pengusung Ahyar-Mori, pihaknya  menyatakan kesepakatan untuk memenangkan pasangan Ahyar-Mori!”. "Kami siap memenangkan Pasangan Ahyar-Mori sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018-2023," tegasnya yang saat itu didampingi rekannya, Nurdin Amin dari PDI Perjuangan Kabupaten Bima.

 




Sementara, dalam pidato politiknya, TGH Ahyar Abduh mengatakan bahwa pasangan Ahyar-Mori adalah suatu anugerah, dan anugerah ini turun demi NTB Untuk semua. "Saya berasal dari Barat Lombok dan Adek saya, Mori Hanafi, berasal dari ujung Timur. Ini bukan melemahkan politik indentitas, tapi kamilah perwakilan dari Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Apabila ingin mendapatkan kesukseskan NTB maka jangan pernah tinggalkan Mbojo," ucapnya.

TGH Ahyar menyebutkan beberapa prasarana dan pendidikan meliputi kesejahteraan guru terutama guru tidak tetap, ketersediaan tenaga kerja untuk menyediakan lapangan pekerjaan masyarakat khususnya di Bima merupakan prioritas kami. "Karena Ahyar Mori sudah memiliki pengalaman. Saya tidak salah, tidak keliru dan memiliki keyakinan dari sekian tokoh yang ada di NTB, tapi saya memilih Adek saya H. Mori Hanafi. Oleh karena itu tgl 27 Juni 2018 mari kita pilih bersama-sama No. 2. Mari kita satukan suara kita untuk kemenangan Ahyar-Mori," ajaknya disambut Yel Yel Salam 2 Jari, menangkan Ahyar-Mori dari ribuan warga. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.