Header Ads

Tak Mungkin Dukung Paslon Lain, Abuya Semangati Pendukung LUTFI-FERI

Mantan Bupati Bima, Drs. H. Zainul Arifin, kompak mengangkat 2 Jari bersama Ketua PPP Kota Bima, H. Syafriansar, S. Sos, dan para pengurus Parpol Pengusung LUTFI-FERI lainnya.

Kota Bima, Garda Asakota.-

Momen kampanye pertemuan terbatas pasangan calon Walikota Bima dan Wakil Walikota Bima HM Lutfi-Feri Sofiyan di Lingkungan Karara Kelurahan Monggonao, Senin malam (26/3) dimanfaatkan oleh mantan Bupati Bima, Drs. H. Zainul Arifin untuk menyemangati ribuan pendukung LUTFI-FERI yang tumpah ruah di arena pengukuhan Tim Pemenangan. Selain itu, pria yang kerap disapa Abuya ini juga mengelarifikasi soal isu dirinya mendukung pasangan calon (paslon) lain.

Menurutnya, setelah pasangan calon lain blusukan disekitar lingkungan Salama. Beredar isu dirinya sudah mendukung pasangan tersebut padahal penyambutan dirinya saat itu sekedar untuk menghargai tamu. Bahkan diakuinya, ia merasa di bully di media sosial karena menerima tamu tersebut di rumahnya. “Karena saya menerima tamu pasangan calon lain. Saya di bully oleh para orang-orang zaman now di media sosial. Saya yang beginilah, begitulah. Macam-macam,” katanya.

Sebagai seorang muslim kata Abu Ya, ia merasa sudah bersikap baik dengan menerima kedatangan dan berbincang dengan tamu tersebut. Namun, momen itu justru digiring ke hal-hal yang membuatnya banyak dibicarakan. Tidak hanya di Medsos, tapi juga dilingkungan sekitar. “Makanya, pertemuan malam tepat rasanya untuk saya berikan bantahan adanya isu itu. Saya ini ketua dewan penasehat tim koalisi Lutfi-Feri. Jadi tidak mungkin mendukung pasangan calon lain,” tegasnya diikuti sorak warga yang hadir mengucapkan kemenangan pasangan Lutfi-Feri.

Ia meminta kepada pendukung dan simpatisan Lutfi-Feri untuk tidak ambil pusing. Karena semakin banyak omongan dan isu itu terus menyebar, tidak akan pernah mempengaruhi dirinya untuk mendukung pasangan calon lain. “Biarkan saja, kita juga tidak usah ladeni. Intinya saya tetap bersama dan mendukung Lutfi-Feri,” ucapnya. Abu Ya juga mengakui, saat ini saja sudah banyak yang menyinggung dan menyindir soal dukungannya terhadap pasangan Lutfi-Feri. Namun ia tidak peduli. Sebab, dirinya merasa yakin bahwa pasangan Lutfi-Feri menang pada Pilkada Kota Bima tahun 2018. “Saya yakin Lutfi-Feri akan menjadi Walikota dan Wakil Walikota Bima,” tuturnya.

Jadi sambungnya, ia meminta kepada warga Kota Bima untuk terus memegang teguh keyakinan untuk memilih pasangan nomor urut 2 tersebut. Jangan terpengaruh dengan bujuk rayu pasangan calon lain. Karena pasangan Lutfi-Feri lah ia nilai pasangan yang tepat memimpin Kota Bima selama 5 tahun kedepan. Pada kesempatan itu juga, Abu Ya mempraktekan cara memilih pada pemilihan nanti. Hanya dengan menggunakan 3 langkah. Pertama membuka kertas suara, kemudian kedua mencoblos pasangan nomor 2. Lalu ketiga melipat kembali kertas suara. “Mudah kan, yang pertama dan ketiga hanya membuka dan melipat kertas. Langkah yang kedua itu baru mencoblos nomor 2,” ingatnya.

Dari kegiatan itu, pasangan Lutfi-Feri juga memaparkan 8 program prioritas diantaranya meningkatkan askes berbasis informasi dan teknologi. Memberikan teladan langsung mewujudkan tata kelola pemerintahan bebas KKN. Mempercepat reformasi birokrasi dan meningkatkan kesejahteraan ASN, meningkatkan gaji honorer daerah dan insentif RT RW. Kemudian membuka 10 ribu lapangan kerja baru. Meningkatkan kualitas pendidikan seperti beasiswa bagi ssiwa yang masuk pergurun tinggi, kesehatan seperti BPJS, ambulance gratis di 38 Kelurahan, mendirikan rumah sakit dan pengamalan nilai Maja Labo Dahu. Sebelumnya, pasangan yang diusung oleh 9 partai politik itu disambut meriah oleh warga Kelurahan Monggonao dengan pawai obor. Warga tumpah ruah, kemacetan pun tak bisa dihindari. Aparat kepolisian yang bertugas akhirnya melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan jalur tersebut ke jalur lain. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.