Header Ads

Sekretaris Dikbudpora Bantah Ada Praktek Pemerasan Terhadap Peserta Try Out

Drs. H. Lukman, M. Si.


Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Sekretaris Dikbudpora Kabupaten Bima, Drs. H. Lukman, M. Si, membantah tudingan yang diarahkan pada pihaknya terkait dengan dugaan pemerasan Rp50 ribu per siswa peserta try out di Kabupaten Bima. Di Kabupaten Bima tercatat ada sekitar 53.901 siswa SD peserta uji coba (try out). "Aneh-aneh saja tudingan itu, justru sayalah yang menindak tegas siapapun baik itu Kepala UPTD Dikbudpora maupun Kabid Dikdas jika melakukan pungutan terhadap siswa yang melaksanakan try out. Kok saya yang malah diserempet dan disorot terlibat," tegas H. Lukman, kepada Garda Asakota, Selasa (27/3).  Atas beredarnya informasi tudingan itu, tentu sangat disesalkannya. Diapun menyebut  pemberitaan yang menyeret namanya itu sepihak tanpa ada konfirmasi balik kepada pihaknya. "Padahal saya tidak kemana-mana, standby di kantor dan Ponsel tetap aktif," sesalnya.

Dia mengaku pasca mencuatnya aroma tersebut telah memanggil semua KUPT dan Kabid Dikdas beberapa hari yang lalu untuk meminta penjelasan tentang pelaksanaan try out dan sumber anggarannya. "Dan hasil penjelasan dari mereka membenarkan adanya kegiatan try out yang aanggarannya bersumber dari dana BOS, bukan pungutan dari siswa atau orang tua murid. Bahkan saya katakan bilamana bapak dan ibu melaksanakan try out dengan mengumpulkan langsung dana dari siswa, maka lebih baik try out ditiadakan," tegasnya. Pria yang kerap disapa Aji Luken ini juga meluruskan terkait dengan data siswa peserta tryout yang disebutkan mencapai angka 53.901. "Itu tidak logis, hanya data rekayasa yang tidak berdasar. Bukankah itu pembohongan publik?," tegasnya meluruskan. Menurutnya, data sesungguhnya siswa try out berjumlah 10.314 SD/MI se-Kabupaten Bima. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.