Header Ads

Kepala SMPN-4 Bolo Sesalkan Ulah Oknum TU yang Diduga Menarik Uang Mutasi Siswa

Kepala SMPN-4 Bolo, Ibrahim, S.Pd.


Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Kepala SMPN-4 Bolo Kabupaten Bima menyesalkan sikap oknum Tata Usaha SMPN-4 Bolo yang diduga menarik pungutan uang surat rekomendasi siswa dari wali murid. Kejadian ini, kata dia, berawal ketika salah satu perwakilan dari wali murid datang di SMPN 4 Bolo sekitar pukul 11.00 Wita, Rabu (7/3) dengan nada marah dan mempertanyakan belum adanya surat rekomendasi mutasi siswa ke salah satu pesantren di Sila, padahal sudah membayar biaya administrasinya. Siswa itu bernama, FM kelas VIII-1.

"Saya kaget dan mempertanyakan kapan saya tanda tangan suratnya?. Saya belum pernah menanda tangani surat rekomendasi mutasi siswa selama 2018 ini," tegas Ibrahim, S.Pd, kepada wartawan, Jumat (9/3).

Wali murid itu, kata dia, mengaku sudah lama mengajukan surat rekomendasi mutasi tersebut dan bahkan sudah mentransfer uang senilai Rp2 juta. "Kemudian saya bertanya lagi, ditransfer ke mana?. Wali murid itu menjawab, uangnya sudah ditransfer ke rekening atas nama AW, oknum KTU SMPN 4 BOLO. Saya tegaskan, Demi Allah Demi Rasulullah SMPN 4 Bolo Haram menarik uang dari siswa satu senpun. Justru yang ada hanyalah kita membelikan seragam siswa yang tak mampu," tegasnya.

Setelah ia telusuri, rupanya ibu dari siswanya ini seorang TKW di ARAB SAUDI. Kepada Kepala SMPN-4 Bolo, wali murid ini menjelaskan bahwa ia bersama AN berkenalan di Fb. 

"Makanya mempercayakan urusan mutasi anaknya  kepada saudara AN dengan biaya administrasi 2 juta rupiah. Terus terang saja, selaku Kepsek saya kaget dan menyesalkan tindakan oknum AN yang mencemari nama baik SMPN 4 BOLO dan Bima RAMAH," sesalnya seraya meminta kepada Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri untuk menindak tegas oknum yang dianggapnya telah mencemari BIMA RAMAH ini. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.