Header Ads

Sejumlah Tokoh dan Ribuan Massa Meriahkan Kehadiran LUTFI-FERI di TOLOBALI


Kota Bima, Garda Asakota.-

   
Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bima periode 2018-2023, nomor urut 2  yang maju melalui sembilan partai pengusung Golkar, PAN, PPP, PKPI, Gerindra, PKB, PBB, Hanura dan Nasdem, plus partai pendukung Idaman, HM. Lutfi, SE-Feri Sofiyan, SH, Selasa sore disambut meriah dan penuh antusias oleh ribuan warga masyarakat lingkungan Tolobali Kelurahan Sarae Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima. Saat memasuki arena, Lutfi-Feri yang sebelumnya blusukan di rumah-rumah warga tersebut disambut yel yel Salam Perubahan dan Salam 2 Jari dari massa pendukungnya.

Suasana pengukuhan Tim Pemenangan Lutfi-Feri tingkat Kelurahan Sarae, Selasa sore (27/2).





       Pantauan langsung wartawan, selain ribuan warga Tolobali dan sekitarnya, sejumlah tokoh masyarakat Tolobali juga terlihat hadir seperti, Drs. Sulaiman (imam masjid Tolobali), M. Nor Saala, S.Ag, imam masjid Raya Al Muwahiddin Bima, H. Arifin, Husen, Nor H A Bakar, Drs. HM. Yusra, Ketua Rt 16 Syamsuddin, Ketua Rt 15 Jainuddin, Ketua RW 06, Taufikurahman, dan Dahlan M. Ali Ketua Panitia. Selain itu, hadir juga sejumlah anggota DPRD dan para pengurus Parpol Koalisi Kerakyatan Lutfi-Feri diantarnya, Alfian Indrawirawan, S.Adm (Golkar), Camas Ilmanagara, SH (Hanura), H. Safriansyar, S. Sos (PPP, anggota DPRD NTB), Drs. Taufik A Karim (PPP), Ir. M. Nor (PAN), Syamsurih, SH (PAN), Muthmainnah (Nasdem), Syamsuddin, S. Sos (PBB), Anshar MS, SE (PKB) dan hadir juga Salah satu tokoh masyarakat Bima, H. A. Karim Azis, SH.

       Setelah acara diawali dengan pembacaan Qalam Ilahi oleh Qoriah Lis Solehah dan pencerahan politik oleh Konsultan Politik Lutfi-Feri, Darussalam. Atas nama Lutfi-Feri, Calon Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan, SH, menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus atas sambutan sangat meriah dan penuh antusias dari segenap komponen masyarakat Tolobali. Feri menyebut kemeriahan sambutan ini sebagai pertanda adanya hubungan yang baik antara Lutfi-Feri dengan masyarakat dan tentunya kemeriahan itu dinilainya sebagai pertanda kemenangan Paslon Lutfi-Feri. "InsyaAllah kemeriahan ini pertanda Kemenangan," ucap Feri Sofiyan, seraya menyampaikan rasa terima kasihnya atas penyambutan dan respon masyarakat dalam menyambut kehadiran Lutfi-Feri.

          Sebelum memaparkan program kerja Lutfi-Feri untuk lima tahun kedepan, mantan Ketua DPRD Kota Bima ini secara khusus juga berpamitan kepada warga masyarakat karena dirinya sudah tidak menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Bima. "Alhamdulillah, pasca saya ditetapkan sebagai Calon Wakil Walikota maka bersamaan dengan itu pula sudah mundur secara permanen sebagai Ketua DPRD. Saya sekarang sudah menetapkan hati untuk mendampingi bapak HM. Lutfi yang juga rela meninggalkan posisinya sebagai anggota DPR RI, dan maju sebagai Calon Walikota Bima," ucapnya disambut support semangat dari para pendukungnya.

        Tentunya, kata dia, keputusan Lutfi-Feri tampil dalam kancah Pilkada Kota Bima sudah dipertimbangankan secara matang dan tidak buru-buru. "Saya mengenal sosok HM. Lutfi ini bukan baru sekarang, tetapi sudah cukup lama. Kami sering berinteraksi dan berdiskusi, Alhamdulillah begitu beliau mengajak saya untuk menjadi Calon Wakil Walikota langsung saya mengamininya karena memang beliau sosok yang tidak diragukan lagi," ucapnya.

           Sejak masa-masa sosialisasi dan pasca Penetapan Paslon, terus mensosialisasikan gagasan dan ide Lutfi-Feri sehingga masyarakat meyakini dan bisa diterima. Salah satunya, kata dia, InsyaAllah jika terpilih satu tahun masa tugas akan menyelesaikan  pembangunan Masjid Raya Al-Muwahiddin Bima. Selain itu, akan memperhatikan insentif guru ngaji dari Rp17 ribu per santri per tahun, naik menjadi tiga kali lipat. Begitupun dengan insentif  imam masjid dan marbot. Sementara di bidang Kesehatan, pihaknya tidak ingin mendengar ada warga miskin yang tidak mendapatkan Kartu BPJS. "Ada juga program ambulance gratis di 38 Kelurahan, program beasiswa bagi warga miskin berperestasi hingga ke Perguruan Tinggi dan memberikan permodalan bagi usaha bakulan dan sebagainya," paparnya.

         Sementara itu, Calon Walikota Bima, HM. Lutfi, SE, meyakinkan bahwa kehadiran dirinya yang rela meninggalkan jabatan DPR RI merasa terpanggil untuk melakukan pengabdian dan ibadah dalam ikhtiarnya mensejahterahkan masyarakat. "Saya ingin jelaskan apa yang menjadi pertanyaan masyarakat kenapa mau mencalonkan diri jadi Walikota, padahal sedang berada di karir puncak. Semua ingin jadi DPR RI, anak mantan Presiden saja banyak menjadi DPR, begitupun mantan Menteri dan mantan Gubernur. Justru saya ini terbalik, malah mencalonkan diri menjadi Walikota Bima. Tapi, satu keyakinan saya, InsyaAllah dalam rangka ibadah dan pengabdian untuk Kota Bima tercinta," ujar mantan anggota Badan Anggaran DPR RI ini disambut yel yel Salam Perubahan. (GA. 212*)






No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.