Header Ads

Pemkab Bima Gelar GPS di SMAN-2 Bolo


Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima menggelar kegiatan Gerakan Pesantren Sehari (GPS) yang menjadi salah satu program terbaru dan unggulan Pemkab Bima, Jumat (23/2) di SMAN-2 Bolo. Kegiatan GPS ini dihadiri oleh  Bupati Bima diwakili Camat bolo, Kapolres yang diwakilkan ke Kasat Narkoba, Ketua PHBI dan seluruh guru, TU serta siswa-siswi SMAN-2 BOLO. "Kegiatan GPS ini merupakan kegiatan yang sangat mendidik, khususnya bagi siswa-siswi SMAN-2 Bolo," ungkap Kepala SMAN-2 BOLO, Jufriyadi, SE,.M.Si, kepada wartawan.

 
 
    Pihaknya merasa bangga digelarnya kegiatan ini karena merupakan kegiatan pertama kali yang dilakukan oleh Pemkab Bima di sekolahnya. Program GPS menjadi sejarah perjalanan Pemkab Bima mewujudkan aspek religius yang tertuang dalam amanat Peraturan Bupati Bima Nomor 25 Tahun 2017. GPS dihajatkan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk aktif dalam menjalankan kewajiban sebagaimana yang telah disyariatkan serta memantapkan dan memperdalam pemahaman nilai-nilai Al-Quran dan Hadist. "Saya menilai GPS ini sangat positif dan berpengaruh besar bagi upaya pembinaan mental maupun spiritual siswa. InsyaAllah akan mampu memberikan edukasi bagi semua siswa dan keluarga SMAN-2 Bolo," ucapnya.

 Pantauan langsung wartawan, tidak hanya pendidikan moral dan etika saja yang dituangkan dalam kegiatan gerakan pesantren sehari ini. Akan tetapi, kata dia,  kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan Penyuluhan Narkoba yang dimana Pembicaranya langsung oleh Kasat Narkoba Polres Bima, Iptu Palthi Huthagaol, dengan materi Bahaya Narkoba bagi Generasi Muda. Saat itu Kasat Narkoba berharap agar seluruh jajaran sekolah dan siswa-siswi agar bisa ikut serta dalam memberantas Narkoba yang kini semakin merajalela di kalangan pelajar.

 Kasat Narkoba Polres Bima itu pun berharap melalui program gerakan pesantren sehari ini kiranya seluruh jajaran sekolah bisa ikut serta dalam memberantas pengguna dan peredaran Narkoba di kalangan siswa- siswi khususnya SMAN 2 Bolo dengan cara melaporkan kepada pihak kepolisian. "Apabila sekiranya ada oknum yang tidak bertanggung jawab dalam menyalahgunakan Narkoba silahkan dilaporkan supaya bisa diberi efek jera baik itu oknum guru maupun siswa-siswi," tegasnya mengimbau. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.