Header Ads

InsyaAllah Tuhan Menghadirkan LUTFI-FERI, Pemimpin Merakyat Seperti Almarhum Nur Latief

Lutfi-Feri


Kota Bima, Garda Asakota.-

         Pasca penetapan secara resmi sebagai  Calon walikota dan Wakil walikota Bima periode 2018-2023, HM. Lutfi, SE-Feri Sofiyan, SH, Senin malam tanggal 12 Februari 2018, memanfaatkan waktunya untuk bersilaturahim dan mengukuhkan Tim Pemenangan Lutfi-Feri di Kelurahan Rontu Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima. "Saya hadir bersama pak Feri, besilaturahim dengan keluarga besar Rontu. Mohon doa restu karena kami sudah secara resmi ditetapkan sebagai salah satu kontestan Pilkada Kota Bima tahun 2018," ujar calon Walikota Bima HM. Lutfi.

          HM. Lutfi, yang hadir bersama calon pasangannya Feri Sofiyan, SH, mengaku tampilnya di Pilkada Kota Bima ini, setelah meminta pertimbangan dan masukan dari para tokoh masyarakat maupun para tokoh agama termasuk keluarga besarnya yang ada di Kelurahan Rontu yang notabene adalah sebagai tanah kelahirannya dan darah dagingnya. "InsyaAllah kami berdua tampil ini atas dorongan dan masukan dari berbagai tokoh dan alim ulama Kota Bima, para tokoh-tokoh dari berbagai macam etnis di Kota Bima, termasuk dorongan kuat dari keluarga besar saya yang ada di kelurahan Rontu," ungkap Lutfi yang saat itu disambut hangat dan penuh antusias oleh ribuan masyarakat Kelurahan Rontu.

        Sebagai Putra kelahiran yang memiliki keluarga besar di Kelurahan Rontu, Lutfi merasa yakin keluarga besarnya akan membulatkan tekadnya untuk mendukung dan memenangkan pasangan Lutfi Feri. "Warga masyarakat di Kelurahan lainnya begitu antusias dan berlomba-lomba mendukung pasangan ini, apalagi keluarga besar saya yang ada di Rontu, karena disinilah nenek moyang saya berada," ucap Lutfi yang saat itu cukup panjang lebar mengenang suka dukanya di masa kecilnya di tanah kelahirannya tersebut.

          Politisi yang pernah sukses melenggang ke Senayan selama dua periode, ‎mengaku banyak pihak maupun koleganya yang menanyakan keinginannya yang mau meninggalkan kursi DPR RI. "Apa mungkin kufur nikmat?, justru saya ini mensyukuri nikmat Allah karena mau kembali untuk mengabdi di tanah kelahiran," imbuhnya. Karena sudah membulatkan tekad dan niatnya untuk membangun tanah kelahiran, diapun berjanji dihadapan keluarga besarnya di Kelurahan Rontu yang  tidak akan mempermalukan diri jika nanti Allah Subhanahu Wa Ta'ala memberikan kesempatan dan amanah untuk memimpin Kota Bima. "InsyaAllah almarhum Nur Latief saja yang belum begitu memiliki akses luas di Jakarta, tetapi begitu kembali ke tanah kelahiran, mampu menjadi pemimpin yang sukses. Apalagi saya yang sudah berada di punggung kekuasaan, berada di jantung kekuasaan, masa tidak akan mampu membangun Kota Bima yang notabene tempat saya dilahirkan," tegasnya disambut yel-yel salam perubahan.

        Lutfipun menjabarkan komitmennya yang ingin membenahi berbagai kekurangan-kekurangan pembangunan yang dialami oleh Kota Bima ini seperti tingkat kesehatan masyarakat, tingkat pendapatan asli daerah dan ingin mengelola sumber daya alam yang dimiliki Kota Bima. Untuk itu, dia menitip pesan kepada seluruh keluarga besarnya untuk tetap menjaga persaudaraan dan kebersamaan. Jika ada perbedaan, kata dia, mari kita saling menjaga dan tidak mempertajamnya. "InsyaAllah Lutfi-Feri hadir bukan untuk kepentingan pribadi, tapi untuk kepentingan masyarakat Kota Bima yang lebih luas. Kalau dipilih kepentingan pribadi kami berdua justru lebih baik menjadi DPR RI dan Ketua DPRD Kota Bima. Tapi bukan itu yang  dicari, kami berniat untuk memimpin masyarakat kota Bima inilah ruang ibadah, ruang kebajikan bagi kami berdua untuk membangun masyarakat dan Kota Bima yang kita cintai ini. Mudah-mudahan Allah Subhanahu Wa Ta'ala meridhoi dan merestui perjuangan kami berdua Amin ya robbal alamin," ucapnya.

           Sementara itu calon Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, SH, menegaskan bahwa sebagai Paslon yang sudah memantapkan diri maju, dirinya bersama HM. Lutfi, tentu sangat berharap adanya dorongan dari keluarga besar. "Dalam perjuangan besar ini, tidak ada orang lain sebagai sandaran utama kami berdua kecuali keluarga. Di kampung lainnya saja begitu antusias warga masyarakat menyambut kehadiran kami, apatah lagi dengan keluarga besar Rontu, yang notabene Rontu sebagai tanah kelahiran dan darah dagingnya Haji Muhammad Lutfi. Baik buruknya H. Lutfi, apapun dan bagaimanapun beliau, tetap beliau adalah darah daging dan keluarga besar dari Rontu. Tentu yang bertanggung jawab terhadap perjuangan Haji Muhammad Lutfi adalah keluarga besar di Rontu ini karena sandaran pertama bukan pada orang lain tetapi perjuangan ini membutuhkan sandaran keluarga," tegasnya.

          Di mata Feri Sofiyan, HM. Lutfi adalah mutiara bagi masyarakat Kota Bima dan tentunya kebanggaan juga bagi masyarakat di Kelurahan Rontu sebagai darah daging dan bagian dari keluarga besar. "Untuk itu saya mengajak, mari kita bersama-sama bersatu dan berjuang untuk mengangkat putra kebanggaan masyarakat Kota Bima kelahiran ini untuk memimpin Kota Bima lima tahun akan datang. Kapan lagi ada kesempatan seperti ini, dulu saya mengira sosok seperti almarhum Haji Muhammad Nur Latief mungkin baru akan ada 300 tahun yang akan datang. Tapi Alhamdulillah Tuhan mengijabah doa kita untuk menghadirkan lebih cepat pemimpin yang merakyat seperti almarhum Nur Latief, beliau adalah HM. Lutfi, putra kebangaan masyarakat Kota Bima kelahiran Rontu," pungkasnya.

        Pada kesempatan itu pula, Feri Sofiyan, SH, secara khusus mohon pamit kepada seluruh elemen masyarakat Kota Bima termasuk keluarga besarnya yang ada di Kelurahan Rontu karena setelah resmi ditetapkan KPUD dirinya sudah menanggalkan jabatan baik sebagai Ketua maupun anggota DPRD Kota Bima. "Karena inilah konsekuansi kami ikut mencalonkan diri. Terima kasih atas dukungan masyarakat Kota Bima selama ini, dan kami berharap kembali dukungan seluruh elemen masyarakat Kota Bima termasuk keluarga besar Rontu untuk memenangkan Lutfi-Feri," ajaknya disambut riuh Salam Perubahan dari ribuan warga yang hadir.

           Pantauan langsung Garda Asakota, kehadiran Calon Walikota dan Wakil Walikota Bima, HM. Lutfi, SE-Feri Sofiyan, SH, di Kelurahan Rontu Kota Bima, Senin malam (12/2) disambut kesenian hadrah dan pengalungan bunga oleh warga setempat. Selain hadir para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan elemen masyarakat Kelurahan Rontu lainnya, juga hadir H. Safriansyar, S.Sos, Ketua Koalisi Kerakyatan Lutfi-Feri, Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Sudirman Dj, SH (Gerindra), Muthmainnah (Nasdem), dan dua anggota DPRD Kobi lainnya, Ir. M. Nor dan Syamsurih, SH. (GA. 212*)





No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.