Header Ads

Dialog Dengan Ribuan Masyarakat Pulau Bungin, Mori Janji Alokasikan Rp10 Milyar APBD Untuk Guru Ngaji



Kabupaten Sumbawa, Garda Asakota.-

Calon Wakil Gubernur NTB, Mori Hanafi SE., M. Comm., yang berpasangan dengan Calon Gubernur NTB, TGH Ahyar Abduh, pada Minggu 25 Februari 2018, menghadiri acara silaturrahmi dan dialog dengan ribuan masyarakat Pulau Bungin Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa.


Pria yang merupakan kader terbaik dari Partai Gerindra Provinsi NTB tersebut dalam helatan acara silaturrahmi dan dialog di Pulau Bungin tampak disambut oleh sejumlah Pimpinan Partai Politik Pengusung Paslon Ahyar-Mori seperti Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sumbawa, H Irwan Rahadi, ST., dan relawan Dewi-Dewi yang pada Pilkada Kabupaten Sumbawa juga dikenal dengan sebutan Tim Srikandi serta sukses menghantarkan politisi PDI Perjuangan, Husni Djibril, menjadi Bupati Sumbawa. Disamping disambut oleh Tim Relawan Dewi-Dewi, Mori Hanafi, juga disambut oleh Tim Relawan Alfa Bravo yang akan berjuang memenangkan paslon Ahyar-Mori di Kabupaten Sumbawa.

Dalam kesempatan dialog, Kusnadi Ibrahim, perwakilan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Pulau Bungin Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa yang juga merupakan pendiri TPQ Daarul Qur’an, mengeluhkan tidak adanya tunjangan yang diberikan oleh Pemerintah terhadap kegiatan TPQ yang ada di Desa. Menurut pria yang telah mendirikan TPQ nya sejak tahun 2014, keberadaan TPQ di Desa sangat diperlukan dalam membentuk akhlak generasi muda yang qur’ani sebagai salah satu upaya membangun pendidikan non formal, hanya saja menurutnya sejak tahun 2014 silam, TPQ yang didirikannya tersebut tidak pernah mendapatkan atensi dari Pemerintah, padahal TPQ yang ada di desa tersebut membutuhkan adanya bagunan permanen yang bisa didirkan di salah satu lahan kosong yang telah dihibahkan pemiliknya.

Pihaknya sangat berharap pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur NTB, TGH Ahyar Abduh-Mori Hanafi, yang diusung oleh Partai Gerindra, PPP, PAN, PDIP, Hanura, PBB dan PKPI, dapat mewujudkan apa yang yang menjadi aspirasi mereka dalam pemberdayaan TPQ di Desa.

“Mudah-mudahan TGH Ahyar Abduh-Mori Hanafi bisa merealisasikan apa yang menjadi aspirasi kami ini. Dan mudah-mudahan setelah menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018, TGH Ahyar Abduh-Mori Hanafi, dapat terus berkunjung ke Pulau Bungin ini,” harap Kusnadi.



Menanggapi aspirasi yang disampaikan perwakilan TPQ Pulau Bungin, Cawagub NTB Nomor urut 2, Mori Hanafi, mengemukakan dalam APBD Provinsi NTB, Pemerintah Provinsi telah mengalokasikan anggaran untuk pemberian tunjangan bagi para Marbot sebesar Rp1 juta per marbot. 

“Sementara untuk para guru ngaji belum dialokasikan anggaran. Kami kalkulasikan apabila jumlah guru ngaji se-NTB itu berjumlah sekitar 10 ribu orang dan diberikan tunjangan per orang sebesar Rp1 juta, maka anggaran yang dibutuhkan adalah sebesar Rp10 Milyar. Kami rasa dari Total APBD Provinsi NTB itu sekitar Rp6 Trilyunan lebih, anggaran sebesar Rp10 Milyar itu tidak terlalu membebani APBD kita. Apalagi jika kita bandingkan dengan manfaat dari pemberian tunjangan bagi guru ngaji ini tentu akan lebih memotivasi para guru ngaji kita untuk memberikan pengajaran Al-Qur’an bagi generasi muda kita,” tutup Mori. (GA. 211*).

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.