Header Ads

Bupati Bima Tegaskan, Distributor Pupuk Akan Dievaluasi

Suasana pendistribusian pupuk di Desa Sari Kecamatan Sape Kabupaten Bima (Foto, Rubiah Hafid/FB)



Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

           Menyikapi masalah kisruh pupuk belakangan ini, Pemkab Bima melaksanakan serangkaian rapat evaluasi bersama perwakilan pupuk Kaltim. Rapat diawali di ruang Sekda dan dipimpin langsung oleh Sekda Drs.HM.Taufik HAK.M.Si, dengan menghadirkan jajaran Dinas Pertanian dan Perkebunan, Bagian Ekonomi Setda dan dilaporkan kepada Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri dan Wabub Dahlan M.Noer pada Kamis 11 Januari 2018.

           Setelah mendengarkan pemaparan dari Sekda dan Jajaran Dinas Pertanian dan Perkebunan, Bupati Bima langsung menelpon Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian berkaitan dengan masalah distributor pupuk dan kuota atau jatah pupuk untuk Kabupaten Bima. Hal itu direspon oleh Dirjen PSP Kementerian Pertanian dan akan mempertimbangkan berkaitan dengan kuota pupuk bersubsidi bagi Kabupaten Bima. Kebutuhan pupuk untuk kabupaten Bima tahun 2018 mencapai 34 ribu ton sementara kuota sebesar 26 ribu ton.

           Adanya satu distributor yang  melayani distribusi pupuk di 9 wilayah dan ketimpangan dalam hal distribusi menjadi salah satu alasan untuk mengevaluasi izin bagi para distributor.  "Salah satu distributor memegang 9 wilayah sementara distributor lainnya hanya melayani 2 wilayah. Kami minta Pupuk Kaltim mengevaluasi distributor," ungkap Bupati Bima seperti disampaikan Kasubag Informasi dan Pemberitaan Humaspro, Ruslan, S.Sos.

       Selain itu, kata dia, Bupati Bima juga menginstruksikan jajaran Dinas Pertanian dan Perkebunan untuk melakukan pengecekan lapangan di Woha, Bolo, Monta, Donggo, Sape dan Lambu dalam rangka evaluasi menyeluruh terhadap distribusi pupuk. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.