Header Ads

ADD 2017 Per Desa Dikurangi, Disinyalir Imbas dari Defisit APBD Pemkab Bima?


Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

         Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017 mengalami kekurangan berkisar 18- 21 juta rupiah per Desa. Seluruh Desa mengalami hal yang sama karena kekurangan Anggaran  Daerah. "Kami diundang oleh DPMDes beberapa waktu lalu untuk memberitahukan hal tersebut," tutur Bendahara Desa Tawali H. Alwi pada media ini di aula kantor Desa Tawali, Selasa (19/12).

       Akibat defisit anggaran ini, kata dia, menyebabkan rencana kegiatan untuk anggaran perubahan yang sudah dibuat terpaksa direvisi kembali untuk menyesuaikan dengan jumlah anggaran yang dikurangi. Sementara informasi lain yang diperoleh wartawan, untuk ADD yang dikurangi, jumlahnya bervariatif. Pihak Desa hanya menerima pagu yang dikirim oleh DPMDes tanpa mengetahui sebelumnya. 

   "Kami sebagai Pemdes juga masih bingung kenapa langsung di kurangi, sementara anggaran tersebut sudah tertuang dalam Rencana Kegiatan Tahunan Desa, terpaksa biaya belanja ATK dan perjalanan Dinas Pemdes dan BPD kami kurangi, " ujar Kades Bala Rifaid (20/12).

  Kepala BPMDes Kabupaten Bima, Drs. Sirajuddin AP, MM, yang dikonfirmasi wartawan, Rabu (20/12) mengakui adanya pemangkasan dana ADD per desa. Hanya saja, Andi menyebutkan bahwa pemangkasan itu tidak sampai Rp18-20 juta per desa. "Tapi hanya Rp9-11 juta per desa, " imbuhnya singkat. (GA. 235*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.