Header Ads

HUT PGRI ke-72 dan HGN, Guru Diajak Berkomitmen Mewujudkan Dunia Pendidikan yang Berkemajuan

Bupati Bima

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

         Tanggal 25 November 2017 merupakan hari yang bersejarah bagi seluruh guru yang ada di seluruh Indonesia, tanpa terkecuali guru yang ada di wilayah Kabupaten Bima. Pasalnya, pada hari itu diperingati HUT PGRI ke-72 dan Hari Guru Nasional (HGN). "Maka dari itu, kepada seluruh guru kita bertekad untuk bersama bekerja keras mewujudkan dunia pendidikan yang berkemajuan melalui keteladanan guru-guru kita terutama dalam rangka membangun Pendidikan Karakter melalui Keteladanan Guru," ungkap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dalam amanatnya sebagaimana dibacakan Bupati Bima,  Hj. Indah Dhamayanti Putri, saat menjadi inspektur upacara HGN dan HUT PGRI ke-72 di lapangan Mongisidi Desa Rupe Kecamatan Langgudu,  Sabtu (20/11).

         Menurutnya, Peraturan Presiden Nomor 87 tahun 2017, mengamanatkan bahwa guru sebagai sosok utama dalam satuan pendidikan sehingga  mereka memiliki tanggung jawab membentuk karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga. Disamping itu, kata dia guru dan tenaga kependidikan juga harus mampu mengelola kerjasama antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat untuk mengobarkan Gerakan Nasional Revolusi Mental. Urgensi penguatan karakter ini semakin mendesak seiring dengan tantangan berat yang kita hadapi di masa-masa yang akan datang. Peserta didik saat ini adalah calon Generasi Emas Indonesia Tahun 2045 yang harus memiliki bekal jiwa Pancasila yang baik guna menghadapi dinamika perubahan yang sangat cepat dan tidak terduga. "Oleh karena itulah kita mendukung guru-guru kita untuk terus bekerja keras mewujudkan generasi penerus yang cerdas dan beraklak mulia. Guru harus dapat berperan sebagai “the significant other” bagi peserta didik dan harus menjadi sumber keteladanan," harapnya.
         ‎
        Melalui momentum Hari Guru Nasional tingkat Kabupaten Bima ini hendaknya dapat dijadikan sebagai refleksi apakah guru-guru kita sudah cukup profesional dan menjadi teladan bagi peserta didiknya. Bagi pemerintah, Peringatan Hari Guru juga menjadi titik evaluasi yang strategis bagi pengambilan kebijakan. Bagaimanapun harus diakui bahwa masih banyak persoalan guru yang belum sepenuhnya teratasi. Untuk itu terkait dengan kebijakan yang sedang dan akan terus dilaksanakan adalah menjadikan guru lebih kompeten, profesional, terlindungi dan pada gilirannnya lebih sejahtera, mulia dan bermartabat. Salah satu bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap para guru dalam rangka menciptakan generasi emas ini, dimana pemerintah pusat telah memberikan tunjangan kepada para guru, sehingga dengan adanya tunjangan ini para guru akan bersemangat dalam memberikan pengabdian kepada siswa/siswi dalam mendidik calon Generasi Emas Indonesia Tahun 2045. Bupati Bima juga mengapresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah ikut membantu meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru sehingga guru dapat melakukan invoasi demi menciptakan generasi yang cerdas sekaligus memberikan semangat menjadi guru teladan bagi anak didik. (GA. 212*)

     

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.