Header Ads

Walikota Minta OPD Terkait Fasilitasi Kebutuhan SDN-20 Kobi Dalam APBD 2018

Walikota Bima, HMQ

Kota Bima, Garda Asakota.-

         Sekolah Dasar Negeri (SDN) 20 Kota Bima, merupakan salah satu sekolah korban bencana banjir bandang Desember 2016 lalu. Berkaitan dengan beberapa fasilitas yang rusak, Pemerintah Kota (Pemkot) Bima meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima agar dapat memprogramkan anggaran perbaikan fasilitas pendidikan yang rusak tersebut di tahun anggaran 2018 mendatang. Hal tersebut disampaikan Walikota Bima, HM. Qurais H. Abidin, saat berkunjung di SDN 20 Kota Bima Jum’at lalu (6/10). "Saya minta kepada Kadis Dikbud, Kepala PUPR Kota Bima, juga beberapa Kepala OPD lainnya, agar dapat memprogramkan kebutuhan SDN 20 Kota Bima di tahun anggaran 2018," ujarnya menanggapi berbagai keluhan para guru pengajar dan komite SDN 20 seperti usulan perbaikan jalan di pekarangan sekolah dan ruangan perpustakaan agar dapat dikerjakan melalui anggaran stimulan. Ini tujuannya supaya memasuki musim hujan kondisi jalan tidak terlihat becek atau kumuh.

       Walikota mengaku, pihaknya tidak bisa langsung merespon usulan tersebut mengingat keterbatasan anggaran di APBD P 2017.  "Terkait dengan permintaan itu tak dapat dikerjakan dengan anggaran stimulan karena alokasinya sangat terbatas. Untuk itu, saya minta guru dan pihak komite agar tetap sabar, InsyaAllah permintaan itu dapat dikerjakan di tahun depan melalui APBD tahun 2018,” sebut Walikota Bima.

        Dia menambahkan bahwa, semua program APBD P 2017 sudah selesai dan sudah dilakukan evaluasi oleh pihak Propinsi. Makanya, Pemkot Bima tidak bisa merespon cepat setiap permintaan tersebut kecuali permintaan para guru dan komite terkait pembuatan lapangan Volly. Kata Walikota, khusus untuk usulan pembuatan lapangan volly dipastikan dalam minggu ini akan dikerjakan. "Karena lapangan itu dapat digunakan dengan anggaran yang ada seperti dana stimulan," ungkapnya. (GA. 355*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.