Header Ads

Raihan Anwar Setuju Bentuk Pansus Cetak Sawah Baru


Mataram, Garda Asakota.-

Anggota Komisi II Bidang Ekonomi DPRD Provinsi NTB, Raihan Anwar, sangat setuju jika DPRD Provinsi NTB kembali mengagendakan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Percetakan Sawah baru yang gagal dibentuk pada awal tahun lalu. “Wacana pembentukan Pansus Percetakan Sawah Baru dan Soal Tebu itu memang sempat mengemuka pada awal tahun. Namun wacana itu sempat terhenti. Akan tetapi saya setuju jika Pansus terkait dengan percetakan sawah baru saat sekarang ini kembali digulirkan guna mengetahui secara rinci soal percetakan sawah baru yang diadukan masyarakat ini,” ujar anggota Komisi II ini kepada wartawan usai menerima kehadiran aktivis Persatuan Rakyat Anti Korupsi (Perank) NTB di ruang Komisi II DPRD NTB, Senin (23/10).

            Berdasarkan hasil audience aktivis Perank dengan Komisi II DPRD NTB, proyek cetak sawah baru ini dikerjakan oleh ZENI TNI AD tanpa melewati proses tender pada tahun anggaran 2016 seluas 10.500 Hektar dengan alokasi anggaran per hektarnya ata pagu dana awalnya yakni sebesar Rp16 Juta. ZENI TNI AD menurut aktivis Perank ini disinyalir tidak mengerjakan sendiri pekerjaan cetak sawah baru tersebut, namun diduga mengadakan kontrak kerjasama dengan pihak Sub Kontraktor atau mitra kerja dengan alokasi anggaran per hektarnya Rp9 juta. “Namun pihak ZENI membayarkan kepada pihak Sub Kontraktor hanya sebesar Rp8 Juta per hektar di Pulau Lombok dan Rp8,5 Juta di Pulau Sumbawa. Disamping ini merugikan pihak mitra kerja, juga perlu ditelusuri lebih jauh karena disinyalir sangat merugikan keuangan Negara,” cetus Korlap Perank, Yakub atau biasa disapa triping ini. (GA. Imam*).

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.