Header Ads

Normalisasi Sungai Melayu Cs Segera Dilaksanakan Setelah Penyusunan Dokumen UPL-UKL

Drs. H. Fahrunraji, M. Ap

Kota Bima,  Garda Asakota.-

        Sebelum dilaksanakan pekerjaan  Normalisasi Sungai Melayu Cs, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima saat ini sedang menyusun UKL dan UPL atau yang disebut Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup. Bahkan terkait dengan kegiatan itu sudah dilakukan pembahasan bersama pihak pemrakarsa yakni BWS. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima Drs. H. Fahkrun Raji,  M. Ap,  kepada Garda Asakota Rabu (18/10).  Sesuai data yang ada, kata dia,  panjang normalisasi sungai sekitar 10 Kilo Meter (Km). Terhitung mulai Kelurahan Jatibaru sampai di Kelurahan Melayu dan itu akan dibagi dalam lima space. "Dari sekian space itu, akan dilakukan pembagian masing-masing dua kilo, termasuk sungai Penatoi dan Santi. Kemudian, Jatibaru, Jatiwangi hingga Kelurahan Nae dan menuju Kelurahan Melayu," jelasnya.

         Sebelum eksen pengerjaan normalisasi, semua itu harus diselesaikan dulu seperti kesiapan UPL dan UKL agar dalam pelaksanaan proyek nantinya tidak lagi memiliki kendala.  "Yang pasti kita harus menyusun dulu dokumen UPL dan UKL-nya. Jika semuanya sudah dilakukan penyusunan secara detail dan rampung terkait dengan dokumennya, maka baru dilakukan proses lapangan, ” ujarnya memastikan. Ketika disinggung berapa besaran anggaran dalam pengerjaan normalisasi sungai Melayu Cs tersebut,  pihaknya justru tidak mengetahuinya. "Yang mengetahui berapa nilainya itu adalah pihak BWS. Karena mereka tidak bekerja sama dengan dinas terkait yakni Dinas DLH," pungkasnya. (GA. 355*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.