Header Ads

HMQ Tinjau Proyek Rekontruksi DAM Kapao yang Dikerjakan dengan Dana Rp5,615 Milyar


Kota Bima, Garda Asakota.-

        Belajar dari bencana banjir bandang tahun 2016 lalu yang meluluhlantahkan fasilitas pemerintah hingga menghanyutkan pemukiman warga. Tentu menjadi perhatian utama bagi pemerintah.  Pada prinsipnya pemerintah tidak tinggal diam untuk berupaya semaksimal mungkin meminimalisir agar kejadian kemarin tidak terulang lagi sehingga tidak menghawatirkan masyarakat Kota Bima. Salah satu ikhtiar yang dilakukan Pemkot Bima adalah merekonstruksi DAM yang ada.  Walikota Bima, HM. Qurais H. Abidin (HMQ), saat meninjau pembangunan rekontruksi DAM Kapao di wilayah Kelurahan Lampe Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima, meminta pada PPK pembangunan Rekontruksi DAM Kapao, agar terus melakukan pengawasan dengan baik. "Ini tujuannya supaya pekerjaan itu dapat berjalan sesuai yang direncanakan," ungkap Walikota Bima yang saat itu didampingi Kadis PUPR, Amin S.Sos, Kadis Tata Kota, Ir. Hamdan, dan juga PPK dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima.

          Tak hanya itu, kata dia, Walikota juga meminta pada pihak kontraktor, dengan kondisi cuaca hujan yang sebentar lagi akan tiba agar pembangunan rekontruksi DAM Kapao tersebut dapat dikerjakan dengan cepat dan tidak lewat sesuai jadwal pekerjaan yang ditanggalkan. Lebih-lebih pekerjaan itu, dapat dipercaya hingga menghasilkan kualitas yang lebih baik untuk kenyamanan masyarakat Kota Bima. Dengan dibangunnya pembangunan rekontruksi DAM Kapao tersebut, ia berharap wilayah Kota Bima tak lagi mengalami musibah seperti tahun 2016 lalu. Namun semua itu kembali pada yang maha kuasa, serta kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

          ‎
        Ditempat yang sama, PPK pembangunan Rekontruksi DAM Kapao, Wawan, mengakui bahwa pekerjaan fisik hingga hari sudah mencapai tahapan 26 porsen. Tak hanya itu, dia juga sampaikan, bahwa progres fisik pekerjaan itu terlihat rendah. Karena pekerjaan tersebut, ada dua fisik pekerjaan mayor yakni pekerjaan jembatan dan Rekontruksi DAM Kapao. "Sebab saat ini pekerjaan itu menggunakan rangka baja, sehingga anggaran itu banyak juga untuk digunakan pada pengerjaan tersebut,"'sebutnya. Namun sejatinya pekerjaan mayor sendiri kata Wawan, bahwa bendungan itu bentuknya sudah jadi. Karena di bagian atasnya akan dibangun jembatan inspeksi. Sesuai dengan nilai kontrak, proyek itu dianggarkan sebesar Rp5.615.900.000,- yang dikerjakan oleh PT. Putra Lintas Raya. 

        Pantauan langsung Garda Asakota, setelah melakukan peninjauan pembangunan Rekontruksi DAM Kapao. Beberapa menit kemudian, Walikota beranjak menuju pembangunan gedung kebudayaan yang sebelumnya sebagai Gedung Gor Mini. Walikota juga meminta kepada pihak pelaksana pembangunan itu, agar mengerjakan gedung dengan baik. "Karena pembangunan itu, merupakan pembangunan yang dibutuhkan seluruh masyarakat Kota Bima, terutama sekali untuk anak-anak bangsa yang merajut ilmunya menuju masa depan," tutur HMQ. (GA. 355*) 

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.