Header Ads

Diduga Dipicu SMS ke Sang Isteri, Warga Serang Rumah dan Mobil Patroli Kapolsek Sape

Kapolres Bima Kota, AKBP. Ida Bagus Made Winarta, S.IK.


Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

       Hari Jumat tanggal 6 Oktober sekitar pukul 13.10 wita, masyarakat Sape Kabupaten Bima dihebohkan oleh kasus dugaan pengerusakan rumah panggung milik Hj. Ramlah, orang tua dari Kapolsek Sape, AKP. Arf (inisial, red) di Rt 01 Rw 01 Desa Naru Barat Kecamatan Sape Kabupaten Bima. Diduga salah satu pelakunya adalah Syam (43-thn) warga Desa Naru Barat. Selain satu unit rumah yang rusak, mobil operasional Kapolsek Sape juga menjadi sasaran amukan termasuk kaca depan kantor Polsek Sape.

Kondisi rumah milik orang tua Kapolsek Sape




       Berdasarkan informasi yang diendus wartawan, adapun kronologis kejadian pelaku tiba-tiba datang ke rumah orang tua Kapolsek, langsung naik ke atas rumah panggung 12 tiang dan melakukan dugaan pengrusakan dengan cara menendang dinding samping kanan, kiri dan depan serta jendela rumah yang menyebabkan dinding rumah rusak dan selanjutnya pelaku turun dari rumah dan langsung melakukan pelemparan dengan menggunakan batu terhadap kaca depan, kaca belakang dan samping kiri mobil Sedan Hyundai Patroli Polsek Sape yang di parkir di samping rumah tersebut.

          Setelah melakukan pengrusakan rumah dan mobil selanjutnya pada pukul 13.20 wita pelaku menuju ke Mapolsek Sape dengan menggunakan  mobil Avanza warna putih dan setibanya di jalan Soekarnao Hatta tepatnya di jalan depan Mapolsek Sape Pelaku memarkir mobilnya di tengah jalan dengan cara melintang di tengah jalan, Selanjutnya pelaku masuk kedalam halaman Mapolsek dan membawa sebilah keris sambil mencak-mencak dan mencari Kapolsek Sape dengan nada ancaman. Ditengarai Kapolsek Sape mengirim SMS yang membuat pelaku tersinggung berat. Selanjutnya pelaku mengambil batu bata yang berada di halaman Polsek dan selanjutnya pelaku melempar kaca jendela yang berada di ruang SPKT.

           Personil Polsek Sape yang sedang melaksanakan piket, Aiptu Bunyamin beserta personil lainnya melakukan upaya penghalangan terhadap pelaku untuk tidak melakukan aksi pengrusakan lagi dan menyarankan kepada pelaku apabila mempunyai bukti terkait kasus tersebut untuk segera melaporkan ke pihak Kapolres atau Propam Polres Bima Kota. Setelah mendengarkan imbauan dari personil Polsek, selanjutnya pelaku beserta keluarganya meninggalkan Mapolsek Sape menuju Polres Bima Kota untuk melaporkan kejadian tersebut.

       Sementara itu, Kapolres Bima Kota,  AKBP. Ida Bagus Made Winarta, S.IK, yang dikonfirmasi wartawan, Sabtu siang (7/10) membenarkan adanya peristiwa tersebut.  "Kejadiannya setelah Jumatan, saya mendapatkan laporan dari Kasi Propam, ada seseorang yang mekakukan pengerusakan Mapolsek Sape dan mobil patroli. Untuk sementara pelakunya tunggal," ungkap Kapolres Bima Kota yang baru saja dilantik oleh Kapolda NTB ini.
       ‎
            Diakuinya, begitu mendapatkan laporan, Kapolres yang seharusnya saat itu hendak ke luar daerah, langsung terjun ke TKP bersama pasukan pengamanan Polres Bima Kota. "Pertama yang kami lakukan adalah mengevakuasi Kapolsek. Begitupun dengan terduga pelaku langsung diamankan, setelah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi.Dan Alhamdulillah sampai sekarang suasananya sudah kondusif," ungkapnya.
            ‎
          Terkait aksi dugaan pengerusakan itu, pihaknya masih mendalami motifnya, apakah benar karena ada SMS itu atau tidak?. "Motifnya masih didalami, namun yang jelas penanganan dipercepat. Karena Kapolda langsung turunkan Tim dari Propam Polda NTB untuk memproses hukum secara tegas siapapun pelakunya, jika terbukti kita proses. Jika ada indikasi pelanggaran kita tindak secara profesi dan pidana, untuk kedua belah pihak," tegasnya seraya menyebutkan bahwa untuk mengisi kosongnya jabatan Kapolsek Sape sejak sore Kemarin sudah menunjuk Iptu Hamzan sebagai Plt. Kapolsek Sape. (GA. 212*)   ‎

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.