Header Ads

Anak Anggota DPRD Kabupaten Bima Diduga Terseret Arus Pantai Baku Nggelu

Ilustrasi

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

      Seorang gadis warga Desa Simpasai Kecamatan Lambu Kabupaten Bima, Nurul Mufasirah (14 tahun), diduga terseret ombak di pantai Baku Desa Nggelu Kecamatan Lambu Kabupaten Bima, sekitar pukul 12.12 Wita, Minggu (15/10). Korban yang juga anak keempat dari anggota DPRD Kabupaten Bima, Ir. H. Suryadin, ini ikut kegiatan ayahnya yang menjalani reses sekalian rekreasi.
      ‎
       Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan dari salah seorang teman dekat H. Suryadin, Habe Sila, korban awalnya berupaya menyelamatkan sepupu perempuannya dari terjangan arus pantai Baku. Namun tragisnya justru korban yang terseret arus, sementara sepupunya selamat. Upaya pencarian terus dilakukan hingga memasuki sore hari, namun karena cuaca tidak mendukung korban hingga malam ini belum juga ditemukan. "Korban saat itu sedang ikut reses papanya di Desa Baku," ucap Habe Sila yang juga fungsionaris Partai Golkar Kabupaten Bima ini.

         Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Bima, Ir. H. Taufik Rusdi, mengaku setelah mendapatkan informasi tersebut, semua tim sar telah berkumpul di lokasi baik dari Basarnas, Polisi, Tagana dan TRC BPBD Bima. Tiba di lokasi, tim langsung menyisir pantai yang menjadi sasaran pencarian korban yakni di sekitar TKP sepanjang pesisir Pantai Baku. "Pencarian oleh petugas gabungan terus dilakukan dengan menyebar anggota di sekitar pantai Baku," katanya. Lantaran hari sudah malam, kata dia, pihaknya sepakat melanjutkan pencarian besok pagi karena malam ini air laut pasang dan gelap. "Medannya cukup sulit, semoga besok putri pak Suryadin ditemukan dalam keadaan selamat," ucapnya. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.