Header Ads

Warga Kobi Nobar Film G30/S PKI Bersama Jajaran Dandim 1608 di Lapangan Pahlawan


Kota Bima, Garda Asakota.-

       Pemutaran Film Sejarah Gerakan 30 September (G.30S) Partai Komunis Indonesia (PKI) yang dihelat di Lapangan Pahlawan Raba Kota Bima, Jumat malam (29/9) dipadati ribuan masyarakat Kota Bima.  Pemutaran film ini menuai respon positif masyarakat dan dijubeli penonton. "Kami merasa senang atas diputarnya Flm G30S/PKI. Seharusnya flm ini terus ditayangkan di setiap tahunnya supaya anak-anak bangsa khususnya di Kota Bima, mengetahui sejarah pahitnya NKRI dan mengenang kekejaman PKI," ucap Anwar, warga Kelurahan Rabadompu seraya mengpresisiasi pemerintah terutama jajaran TNI yang sudah menyiarkan dan menayangkan Flm G30S/PKI. "Saya yakin dengan diputarnya Film tersebut, tentu anak-anak generasi sekarang akan mengetahui akan sejarah kekejaman dan pengkhianatan PKI terhadap Bangsa Indonesia," tuturnya.

       Gerakan 30 September atau disingkat G30S/PKI adalah peristiwa kelam bangsa Indonesia saat 7 orang Jenderal Militer dibunuh dalam satu usaha kudeta oleh PKI, selewat malam tanggal 30 September awal 1 Oktober 1965. Untuk itulah, film yang sempat terhenti pemutarannya di stasiun TV sejak 2008 itu, tujuannya  untuk menggugah kesadaran warga masyarakat akan kekejaman PKI. "Pemutaran Film tersebut bertujuan untuk merevieu kembali kekejaman Partai Komunis yang tak berkemanusiaan terhadap tujuh orang Jenderal Kebanggaan Bangsa Indonesia saat itu," ungkap Dandim 1608 Bima melalui Danramil Rasanae, 01/1608/Bima, Kapten Inf. Nasyarudin, kepada Garda Asakota.

        Tak hanya itu, kata dia, tujuan pemutaran Flm bersejarah tersebut, supaya anak-anak bangsa sebagai regenerasi penerus tidak lupa akan kekejaman yang dilakukan para kaum Komunis. Untuk itu pihaknya dari Pemerintah, dalam hal ini Tentara Nasional Indonesia (TNI), terus melakukan pemutaran Film bersejarah yakni G30S/PKI di setiap tahun tepatnya pada tanggal 30 September.

       Di tempat yang sama pula, Lurah Rabadompu Barat, M. Arif, SE, mengaku bangga dengan tingginya minat masyarakat Kota Bima terutama warga Kelurahan Rabadompu Barat yang secara serentak melangkahkan kakinya menyaksikan pemutaran Film bersejarah G30S/PKI. "Ini untuk menbangkitkan kembali memori masyarakat akan kekejaman para kaum Komunis yang tak berkemanusiaan. Apalagi yang menjadi target kaum komunis adalah para pahlawan yang ikut memerdekakan Negara NKRI. Saya harap kepada seluruh masyarakat Kota Bima terutama masyarakat yang menyaksikan Flm yang bersejarah tersebut  dapat menjaga kesatuan dan keutuhan bangsa," harapnya. (GA.355*)   


No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.