Header Ads

Paska PPP Umumkan Paket HML-Feri, Kampanye Hitam Mulai Meneror Lewat Akun FB Palsu

H Muhammad Lutfi-Feri Sofiyan

Kota Bima, Garda Asakota.-

        Paska diumumkannya duet paket H. Muhammad Lutfi, SE (Calon Walikota Bima) dan Feri Sofiyan, SH., (Calon Wakil Walikota Bima) oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi NTB pada Senin (18/09) lalu, eskalasi politik di Kota Bima mulai terlihat panas. Hal ini ditandai dengan munculnya akun facebook palsu ‘Srifatih’ yang secara tiba-tiba dengan membabi-buta menyerang sosok pasangan duet HML yakni Feri Sofiyan yang juga merupakan sosok Ketua DPRD Kota Bima dan memintanya untuk mengganti pasangan duet dengan figur yang lain yang saat ini belum mendapatkan pasangan duetnya.




        Saking sadisnya cara 'Srifatih' ini, foto Ketua DPRD Kota Bima ini juga dicoret-coret dan ditulisi dengan kata-kata kotor. “Ini jelas kampanye hitam sebagai sebuah upaya pelemahan duet HML-Feri yang saat ini tengah menguat dan didukung oleh banyak Parpol. Cara-cara ini tidak dibenarkan dan sangat merusak proses demokrasi langsung yang sedang kita tapaki. Jika hal ini terus dibiarkan, saya khawatir akan banyak figur-figur lain yang akan diperlakukan sama oleh pengguna akun FB Palsu ini. Dan ini dapat berimbas pada tidak stabilnya tatanan masyarakat Kota Bima yang dikenal sudah sangat kondusif akhir-akhir ini. Apalagi yang diserang itu adalah Ketua Partai Politik yang nota bene punya keluarga besar dan para pendukung yang luas. Tentu cara-cara politik dengan menebar terror dan kampanye hitam itu tidak akan produktif untuk kemajuan Kota Bima. Oleh karenanya kami sangat berharap agar aparat penegak hukum dapat mentertibkan hal-hal seperti ini agar tidak ada lagi kejadian yang sama kedepannya,” ujar Heri Aminullah, SH., salah seorang kerabat dekat Ketua DPRD Kota Bima ini kepada wartawan, Sabtu (23/09).

  Sejak 'Srifatih' mengupload ujaran kebenciannya terhadap Feri Sofiyan, banyak warga Netizen yang menyesalkan ulah tidak bermoral oknum yang memainkan peran dibalik akun FB Palsu 'Srifatih' ini. Bahkan A. Rashid Harman yang merupakan kerabat dekat dari pria yang digunakan oleh akun palsu 'Srifatih' sebagai latar foto profilnya ini mengaku sangat geram dengan ulah sadis 'Srifatih'. “Kakak saya sangat berkeberatan dengan ulah oknum yang berada dibalik akun palsu Srifatih ini dan akan segera mengambil jalan hukum,” tegasnya.

     
        Sementara itu, Efen R salah satu status akun FB nya menilai cara tersebut sebagai ulah berpolitik yang pengecut karena oknum memakai akun palsu dengan menggunakan profil orang lain yang justru tidak tahu menahu. "Berani mencela, menghina dan memfitnah tapi ciut alias tak bernyali utk menunjukkan jati dirinya. Itu sama saja dengan banci uzur yang melacur di tengah gurun tandus," kecamnya.

       Sebagai sosok yang mengenal dekat dengan Ketua DPRD Kota Bima, tentunya dia akan berani pasang badan jika apa yang menjadi tudingan, celaan, hinaan dan fitnahannya itu benar dan faktual. Tapi sayangnya, sang penebar fitnah itu justru memakai topeng. "Memang sih, mengecoh sesama manusia itu adalah hal yang mudah. Tapi jangan pernah bermimpi untuk bisa bersembunyi dari pengawasan Tuhan," sebut Efen.

     Selain banyak netizen yang menyesalkan cara-cara seperti itu, salah seorang anggota DPRD Kota Bima, Sudirman DJ, SH, juga angkat bicara. Pemilik akun De Je ini menegaskan bahwa semarah aspapun yang punya akun ini janganlah sampai segitunya menghina orang. "Belum tentu juga anda sempurna, manusia pasti punya kelebihan dan kekurangan," ujarnya saat mengomentari status Rashid Harman.

       De Je mengajak sahabat Dumay agar tetap menyikapi persoalan ini dengan cara yang santun. "Kita tidak tahu, bisa saja Bung Feri punya pandangan lain yang mungkin benar. Kita hanya bisa menjustifikasi orang yang belum kita tahu bahwa orang tersebut bersalah atau tidak. Anda tidak bertanggung jawab dengan memasang foto orang lain dan ini adalah kriminal," kecam De Je.  Sementara, anggota DPRD Kota Bima lainnya, H. Agus Wirawan, SE, mendoakan agar orang yang dihina akan dimuliakan Allah. "Ini cara-cara pengecut, entah kata apa yang cocok untuknya. Semoga Rahmat Allah mampu mengalir dalam denyut nadinya (sang penebar fitnah, red)," ucap Agus Wirawan dalam akun Efen R. (GA. 212*).

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.