Header Ads

Festival Uma Lengge Digelar Selama Empat Hari


Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

        Bupati Bima yang diwakili oleh  Kepala Dinas Pariwisata, Drs. H. Abdul Muis HAL, membuka secara resmi festival Uma Lengge Kecamatan Wawo, Kamis malam (24/8) di Uma Lengge Kecamatan Wawo. Kegiatan yang digagas oleh Komunitas Pagenta Mbojo,tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Bima, Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima beserta para kepala bidang, unsur kepala Seksi dan Sub Bidang pada jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, anak-anak sampela mbojo, para fotografer serta warga masyarakat Kecamatan Wawo dan sekitarnya.

      Festival Uma Lengge ini, kata H. Muis, memiliki arti penting dan bermakna strategis dalam upaya menjaga, melestarikan dan sekaligus mewariskan seni budaya yang ada di wilayah Kabupaten Bima kepada generasi penerus. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga masyarakat untuk menjadikan pentas seni budaya tahun 2017 ini sebagai momentum terbaik pembinaan seni budaya dan sarana hiburan, yang dapat menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap Kabupaten Bima sebagai pusat budaya.

 
        "Maka dari itu, saya kembali menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bima tetap akan terus mendukung upaya-upaya promosi potensi wisata dan pelestarian  serta pengembangan budaya masyarakat serta melindungi eksistensi berbagai budaya masyarakat daerah lain yang tumbuh dan berkembang di daerah Kabupaten Bima," tegasnya.

      Sejalan dengan kebijakan itu, kata dia, maka Pemerintah Kabupaten Bima bertekad mengembangkan serta melestarikan kebudayaan asli budaya yang ada di wilayah Kabupaten Bima, terlebih-lebih dalam menghadapi era globalisasi. Eksistensi kesenian tradisional perlu dipacu, diberi ruang dan terus dipromosikan untuk meredam berbagai tantangan, tekanan maupun pengaruh negatif budaya asing yang berpotensi mengikis budaya di Kabupaten Bima. Selama ini, kita merasakan bahwa event-event pagelaran kesenian yang mengangkat budaya Kabupaten Bima masih sangat terbatas, sehingga perlu terus didorong untuk ditumbuhkembangkan.
Seni budaya yang diketahui oleh masyarakat saat ini, sesungguhnya hanya sebagian kecil. "Tidak banyak masyarakat Kabupaten Bima  mengenal kesenian daerahnya sendiri sehingga dengan adanya festival kesenian ini merupakan salah satu wadah pengenalan berbagai atraksi kesenian yang ada, khususnya seni sastra lisan," imbuhnya.

       Pantauan wartawan, kegiatan yang akan berlangsung mulai dari tanggal 24 s/d 27 Agustus 2017  ditandai dengan penarikan tirai terkait dengan replika Uma Lengge yang dilukis dengan kanvas oleh Budayawan yang berasal dari daerah Kabupaten Bima yang telah melalanglang buana seluruh wilayah Indonesia. Kedepan, salah satu pagelaran yang diadakan adalah menampilkan atraksi kesenian dan budaya yang ada di daerah. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.