Header Ads

Al Imran Siap Maju Menjadi Bakal Calon Ketua DPD Partai Golkar Kobi


Al Imran, SH



Kota Bima, Garda Asakota.-

        Dengan melihat kondisi Partai Golkar Kota Bima saat ini yang sudah masuk 12 bulan roda organisasi tidak berjalan sebagaimana mestinya akibat dari belum adanya kepengurusan yang definitif baik di tingkat DPD Partai Golkar Kota Bima maupun di tingkat PK Partai Golkar se-Kota Bima, salah satu kader terbaik Golkar Kobi,  Al Imran merasa terpanggil untuk maju menjadi bakal calon Ketua DPD Partai GOLKAR Kota Bima lima tahun kedepan. "Dengan misi rekonsiliasi, InsyaAllah saya siap menyatakan maju di bursa pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kota Bima," ungkap Al Imran kepada Garda Asakota, Senin siang (7/8).

        Diakuinya, akibat konflik internal, selama hampir 12 bulan DPD Partai Golkar Kota Bima dikendalikan jarak jauh oleh Plt DPD Partai GOLKAR Kota Bima yang semuanya berdomisili di pulau Lombok. Untuk itu, kata dia, dengan misi rekonsiliasi ini Partai Golkar akan lebih siap menghadapi Pilkada serentak periode 2018-2023 baik itu Pilkada Gubernur/Wakil Gubernur NTB dan Pilkada Walikota Bima/wakil Walikota Bima. "Sebab, tanpa kekompakan bersama, tanpa bersatu, tanpa konsolidasi secara menyeluruh kemenangan akan sulit diwujudkan. Dengan niat Rekonsiliasi tersebut, apabila saya terpilih menjadi ketua DPD Partai GOLKAR Kota Bima InsyaAllah roda organisasi akan berjalan sesuai harapan bersama," tegas pria yang juga dikenal sebagai Advokat seraya menyatakan kesiapan pihaknya memenangkan calon yang diusung oleh Partai Golkar di ajang Pilkada, baik untuk calon Gubernur/Wakil Gubernur NTB untuk wilayah Kota Bima pada khususnya dan Calon Walikota/Wakil Walikota Bima.

       Ikhtiarnya untuk maju sebagai Bakal Calon Ketua DPD Golkar Kota Bima ini semata-mata adalah panggilan moral sebagai kader untuk menegakkan kembali marwah partai Golkar sebagai partai besar di Kota Bima. "Tentu nanti, jika saya terpilih dan diamanatkan oleh partai, maka menjadi kewajiban saya untuk mengamankan semua kebijakan dan keputusan partai. Fokus jangka panjangnya diarahkan konsolidasi dan penataan struktur organisasi dalam menghadapi persiapan Pileg dan Pilpres tahun 2019. Sedangkan untuk konsentrasi jangka pendeknnya adalah memenangkan Pilkada Kota Bima tahun depan. Seperti diketahui, dari beberapa pilkada di Kota Bima, Golkar belum berhasil mengantarkan kader terbaiknya ke kursi eksekutif, baik walikota maupun wakil walikota. Oleh karena itu, pasangan mana pun nantinya yang ditetapkan sesuai mekanisme konstitusional oleh DPP, akan dikawal, didukung penuh, dan tentu saja dimenangkan," tegasnya.

     Berdasarkan informasi wartawan, Al Imran siap menjadi Bakal Calon Ketua DPD Partai GOLKAR Kota Bima, bukan periode sekarang saja. Tapi sebelumnya, dia juga tercatat pernah menjadi kandidat Ketua Partai Golkar di MUSDA Partai GOLKAR Kota Bima tahun 2010 lalu. "Duku sayapun sebagai   kandidat, saat itu bersaing dengan Hj. Ferra Amelia, hanya saja saya belum terpilih. Dan untuk niat dan komitmen sekarang, saya akan lebih intens lagi melakukan komunikasi dengan seluruh kader Partai Golkar Kota Bima di seluruh tingkatan untuk meminta dukungan," ucapnya.

       Diapun berharap dalam MUSDA Partai GOLKAR Kota Bima nantinya, tetap mengedepankan musyawarah untuk mencapai mufakat, apabila hal tersebut tidak tercapai baru dilakukan votting, mengingat Musyawarah Partai Golkar diselenggarakan berpedoman pada prinsip, musyawarah yang konstitusional, demokratis, rekonsiliatif, berkeadilan dan bersih. Musyawarah untuk mencapai mufakat, mewujudkan partai Golkar yang solid, demokratis, moderen dan merakyat, mewujudkan nilai nilai demokrasi atas dasar Pancasila, UUD 1945, dan konstitusi Partai GOLKAR,  terbangunnya kebersamaan dan solidaritas berdasarkan nilai nilai kekeluargaan dan kesetiakawanan antar anggota, kader dan pengurus partai dan memantapkan persatuan dan kesatuan bangsa.

        Oleh karena demikian dengan kesempatan ini ia meminta kepada Plt DPD Partai GOLKAR Kota Bima dan Plt PK partai Golkar se-Kota Bima untuk segera melaksanakan MUSCAM Partai GOLKAR se Kota Bima, agar terwujudnya kepengurusan kecamatan yang definitif, perintah MUSCAM tersebut adalah sesuai putusan Mahkamah Partai Golkar yang ditetapkan 12 Januari 2017 yang putusannya sudah Inkrah, dan setelah dilakukan MUSCAM diteruskan dengan MUSDA Partai GOLKAR Kota Bima. "Harapan saya terhadap para  kandidat Ketua DPD Partai GOLKAR Kota Bima harus siap menang dan siap kalah, dan mari kita bersaing secara sehat demi membesarkan partai Golkar Kota Bima kedepan, tentunya untuk menghadapi agenda BESAR PARTAI YAITU PILKADA, PILEG DAN PILPRES," ajaknya. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.