Header Ads

Walikota Bima dan Walikota Bandung Teken MoU Kerjasama Smart City

Walikota Bima, HM. Qurais H. Abidin dan Ketua DPRD Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, saat mendampingi Walikota Bandung, Mochamad Ridwan Kamil ST, M.UD. (Foto/FB, Ray Afriansyal Algifarih)

Kota Bima, Garda Asakota.-

        Pemerintah Kota Bima dan Pemerintah Kota Bandung kini menjalin kerjasama untuk pengembangan smart city. Plt. Kabag Humaspro Pemkot Bima, Syahrial Nuryadin, S.IP, MM, menyebutkan bahwa kerjasama tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh kedua Kepala Daerah, Walikota Bima M. Qurais H. Abidin dan Walikota Bandung Mochamad Ridwan Kamil ST, M.UD, pada hari Rabu, 12 Juli 2017 di halaman kantor Walikota Bima.

        Hadir pada kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kota Bima Feri Sofiyan, SH, Wakil Ketua DPRD Kota Bima M. Syafie, ST, Dandim 1608 Bima Letkol Czi. Yudil Hendro, Kapolres Bima Kota AKBP Ahmad Nurman Ismail, SIK, para pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, Ketua TP PKK Kota Bima, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Kota Bima.

          Ruang lingkup kesepakatan bersama ini mencakup pengembangan smart city dan e-government, pengembangan kebudayaan dan pariwisata,  pengembangan ekonomi kreatif, pengembangan sumber daya manusia, promosi dan pengembangan usaha mikro kecil dan menengah, industri, perdagangan dan investasi; penataan ruang/wilayah dan infrastruktur perkotaan; perencanaan daerah, ketahanan pangan dan pertanian, serta bidang-bidang lain yang disepakati bersama sesuai perkembangan kebutuhan kedua daerah. “Bapak Walikota Bima bersyukur, koordinasi yang sudah terjalin dengan Pemerintah Kota Bandung selama ini akhirnya kini dituangkan dalam sebuah Nota Kesepahaman atau MoU kerjasama antara Pemkot Bima dan Pemkot Bandung”, kata Plt Kabag Humaspro.

         Ia menyatakan, poin-poin kerjasama ini sesuai dengan kebutuhan dan program pembangunan Kota Bima saat ini.
Lebih lanjut dijelaskannya agenda pembangunan Kota Bima saat ini antara lain pembangunan masjid terapung. “Masjid terapung ini kita upayakan menjadi ikon daerah, dengan mengadopsi nilai-nilai kearifan lokal dalam arsitekturnya, yaitu bunga satako (bunga setangkai), yaitu merupakan salah satu motif khas tenunan Bima; nggusu waru (segi delapan), yaitu 8 aspek yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin menurut filosofi kebudayaan Bima; serta uma lengge (lumbung), yaitu bangunan tempat menyimpan padi sebagai lambang kemakmuran masyarakat Bima”, kata Walikota Bima. Ia berharap Walikota Bandung bisa membantu desain plafon masjid dimaksud.

        Selain itu, katanya, agenda prioritas lain adalah pengembangan Pelabuhan Bima; peningkatan infrastruktur perkotaan; penataan ruang tebuka hijau serta taman kota; peningkatan ekonomi kreatif, khususnya tenun ikat dan pengolahan makanan. "Bapak Walikota menyatakan Kota Bima harus belajar banyak dari Kota Bandung agar mampu memanfaatkan sumberdaya Kota Bima yang terbatas ini secara optimal, untuk menyukseskan berbagai agenda pembangunan daerah," tegasnya.

           Sementara itu, Walikota Bandung menyatakan bahwa kerjasama ini selaras dengan moto yang dikembangkannya yaitu "Kurangi kompetisi, perkuat kolaborasi, demi NKRI". “Untuk smart city, pemanfaatan teknologi memang harus dioptimalkan. Manfaatnya sangat dirasakan dalam efisiensi anggaran dan efisiensi program”, katanya. Ia menjelaskan sekarang Pemerintah Kota Bandung menggunakan lebih kurang 200 software dalam kegiatan pelayanan publik maupun administrasi pemerintahan.
“Software ini akan kami berikan kepada Kota Bima. Silakan Pak Walikota melakukan pendataan kebutuhan dan memilih SDM yang kompeten untuk menjalankannya, maka software-nya akan kami hibahkan”, kata Walikota Bandung.

         Pada kesempatan tersebut, ia juga memberikan kuliah umum tentang penyelenggaraan pembangunan perkotaan yang tujuan akhirnya adalah meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat. Usai kuliah umum di halaman kantor Walikota Bima, kunjungan dilanjutkan ke Pondok Pesantren Al-Husainy dan Rumah Potong Hewan. Sorenya Walikota Bandung yang hadir bersama jajaran Dinas Kominfo dan Biro Humas menuju Mataram untuk menghadiri pertemuan dengan Gubernur NTB yang dijadwalkan Kamis pagi (13/7).(GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.